hero
(World of Buzz)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

6 April 2020, 10:30 WIB

MALAYSIA

Di tengah situasi jumlah pasien covid 19 yang bertambah banyak, tim medis justru dihadapkan dengan kondisi yang memprihatinkan. Tak lain, menipisnya stok Alat Pelindung Diri (APD). Padahal APD penting untuk tim dokter, dan perawat yang  bersinggungan langsung dengan para pasien. 

Keterbatasan perlengkapan medis pada akhirnya mendorong banyak pihak untuk berkontribusi, termasuk memberikan sumbangan berupa pakaian pelindung diri yang dijahitkan secara khusus untuk tim medis. Seperti yang dilakukan narapidana dari penjara Penor, Kuanta, Malaysia.

Sejak (27/03/20) lalu, 18 orang narapidana bekerja setiap hari dari pagi sampai sore untuk memproduksi APD bagi tim medis yang dianggap sebagai garda terdepan dalam memerangi Covid 19. Tercatat 20 set baju dapat dihasilkan dalam sehari. Namun, setiap APD yang sudah selesai dibuat tidak langsung diberikan ke rumah sakit, melainkan diperiksa dulu oleh staf penjara kemudian dikirim ke kantor Sekretaris Negara Pahang untuk dibagikan ke Departemen Kesehatan Negara Malaysia. 

(BERNAMA)

Ternyata, bentuk kegiatan ini memberikan kepuasan sendiri bagi narapidana. Salah satunya, Man. Ia merasa senang sudah bisa berkontribusi untuk negara walaupun dengan cara yang sederhana, seperti memotong bahan untuk baju APD bagi tim medis. 

“Saya tahu itu (Covid-19) menular, karena itu saya bangga bisa memberikan bantuan meskipun saya berada di dalam penjara. Kontribusi saya ini mungkin bukan hal yang besar, tapi mudah-mudahan bisa melindungi tim medis yang saat ini kesulitan mendapatkan Alat Pelindung Diri,” ungkapnya seperti dikutip dari World of Buzz pada (06/04/20).

Selain narapidana, para staf wanita di penjara dan asosiasi istri pekerja dari staf penjara juga ikut berkontribusi membuatkan perlengkapan medis. Menurut Direktur Penjara, Datuk Abu Hasan, ada sekitar 525 alat pelindung wajah yang telah di produksi mereka untuk para tim medis. 

ANGGY PASARIBU | WORLD OF BUZZ 

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments