hero
Ilustrasi prostitusi. (PIXABAY)

EDITOR : OCTOBRYAN

3 April 2020, 16:35 WIB

INDONESIA

VN (19), pemeran wanita dalam skandal video porno 'Vina Garut' akhirnya dijatuhi vonis kurungan tiga tahun penjara, plus denda Rp1 miliar subsider tiga bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Garut Jawa Barat, Rabu, (2/4/2020).

"Menyatakan perbuatan terdakwa secara sah dan meyakinkan, turut serta menjadi objek dalam muatan yang mengandung unsur pornografi," ujar Ketua Majelis Hakim Hasanuddin dalam sidang yang digelar secara online.

Petugas membawa terdakwa VA pada sidang tertutup pembacaan tuntutan kasus asusila Vina Garut di Pengadilan Negeri Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020). Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut lima tahun penjara kepada terdakwa VA dalam kasus video asusila "Vina Garut", dan denda Rp1 miliar atau subsider tiga bulan kurungan, sedangkan dua terdakwa lain yakni AD dan WE mendapat tuntutan hukuman empat tahun penjara. 9ANTARA FOTO/Adeng Bustomi0

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menilai perbuatan VN yang dilakukan dengan sengaja tersebut, secara meyakinkan melanggar Pasal 8 Undang-Undang Pornografi. Sebelumnya, WL dan AD, dua pemeran laki-laki divonis penjara dua tahun sembilan bulan penjara plus denda Rp1 miliar subsider tiga bulan penjara pekan lalu.

Pengacara Vina, Asri Vidya Dewi menyatakan banding terhadap putusan tersebut. Menurutnya, vonis yang diberikan pengadilan dinilai terlalu berat terhadap kliennya.

Dalam catatannya, ada beberapa hal yang tidak menjadi perhatian dan pertimbangan majelis hakim dalam putusan tersebut. Pertama, mengenai laporan kliennya kepada pihak kepolisian akibat kasus tersebut, yang menyatakan jika kliennya adalah korban.Kedua, kasus tersebut terjadi ketika kliennya tidak cukup usia alias di bawah umur saat kejadian berlangsung. 

Petugas membawa terdakwa AD dan WE pada sidang tertutup pembacaan tuntutan kasus asusila Vina Garut di Pengadilan Negeri Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020). Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut lima tahun penjara kepada terdakwa VA dalam kasus video asusila "Vina Garut", dan denda Rp1 miliar atau subsider tiga bulan kurungan, sedangkan dua terdakwa lain yakni AD dan WE mendapat tuntutan hukuman empat tahun penjara. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

"Kami menyatakan banding karena ada banyak fakta lain yang tidak jadi pertimbangan oleh majelis hakim," ujar dia.

Menyikapi langkah hukum terdakwa, Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sugeng Hariadi mengatakan menghormati putusan yang dijatuhkan hakim. Ia pun akan mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil setelah berdiskusi dengan jaksa lainnya. 

"Kami hormati putusan Majelis Hakim, sementara Kami akan pikir-pikir dulu," ujar dia.

(BACA JUGA: Gara-gara Kasus Pornografi, Youtuber Austin Jones Terancam Dipenjara)

Menurutnya, putusan tiga tahun dianggap belum memenuhi unsur dari tuntutan jaksa yakni lima tahun penjara. Dalam catatannya, ada beberapa barang bukti yang tidak menjadi pertimbangan majelis hakim untuk memberikan hukuman setimpal kepada terdakwa dalam putusan itu. 

"Kami memiliki waktu tujuh hari untuk berkonsultasi dan mendiskusikan apa yang perlu kami lakukan," tegasnya.

ERVAND LUGINA

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments