hero
Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge (kedua dari kiri) beri pernyataan soal 60% ASN Pemkot Tual konsumsi narkoba di Kampung Jati, Kota Tual, Sabtu (15/02/2020). (Istimewa)

EDITOR : REZA PAHLEVI

16 Februari 2020, 16:00 WIB

MALUKU, INDONESIA

Wakil Wali Kota Tual Maluku, Usman Tamge, menyebutkan sebanyak 60 persen aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Tual, Maluku, mengkonsumsi narkoba.

Pernyataan mengagetkan tersebut disampaikan Usman, di hadapan warga Kampung Jati, Tual Sabtu (15/02/2020),  dalam acara reses salah satu anggota DPRD.

Tak ayal, pernyataan orang nomor dua di Tual tersebut kini viral di media sosial Maluku. “Lebih baik kita buka semua, ternyata 60% persen pegawai pemda (Kota Tual) itu narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup miris karena pelakunya adalah ASN. Keterlibatan ASN dalam mengkonsumsi narkoba dan barang haram lainnya, kata Usman, juga sebagai bukti lemahnya pembinaan agama dan mental.

Usman menyakinkan data tersebut valid, karena berdasarkan hasil investigasinya terhadap sejumlah ASN di Kota Tual. “Kurangnya pemahaman agama dan mental sehingga jadi lemah begini. Saya pancing mereka ( ASN narkoba) Ada data saya, saya tanya mereka sendiri, “ ujar Usman.

Usman juga menyebutkan, hingga saat ini ada enam orang ASN di Kota Tual sedang menjalani rehabilitasi karena narkoba. Dari enam orang tersebut, ia banyak mendapatkan informasi tambahan, bahwa banyak ASN di Kota Tual terlibat mengkonsumsi barang haram itu. 

Usman mengatakan, pihaknya pun akan tegas menindak ASN terlibat narkoba demi bersihnya pemerintahannya dari barang haram itu.

“Itu data baru, nanti kita sampaikan, dan saya akan tindak tegas ASN yang terlibat narkoba,”  pungkasnya.

BACHTIAR HUAMUAL

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments