hero
Kapal Pesiar MS Westerdam (HOLLANDAMERICA)

EDITOR : OCTOBRYAN

13 Februari 2020, 17:50 WIB

KAMBOJA

Kekhawatiran global terhadap virus Corona (COVID-19) membuat kapal pesiar MS Westerdam ditolak berlabuh di lima negara. Beruntung Kamboja menerima dan menempatkan kapal yang mengangkut 1.455 penumpang dan 802 awak di pelabuhan Sihanoukville.

“Penumpang akan turun di Sihanoukville selama beberapa hari ke depan dan akan pergi ke Phnom Penh untuk perjalanan pulang," kata pihak kapal MS Westerdam seperti dikutip dari USA Today, Kamis (13/2/2020).

Kapal fregat stealth Angkatan Laut Thailand HTMS Bhumibol Adulyadej terlihat dari kapal pesair MS Westerdam di perairan lepas pantai Thailand, Rabu (12/2/2020). ANTARA FOTO/Angela Jones/Handout via REUTERS/aww/cfo

Perusahaan juga akan mengatur dan membayar semua penerbangan pulang, di samping pengembalian biaya pesiar penuh. Meskipun belum jelas kapan penumpang kapal akan diizinkan untuk turun, Kedutaan Besar AS di ibukota Kamboja, Phnom Penh, mengatakan tim medis telah tiba di pelabuhan untuk membantu warga AS di atas kapal.

Seperti mekanisme pemeriksaan di berbagai negara, penumpang Westerdam tidak diperbolehkan langsung turun. Semuanya harus menjalani tes kesehatan terlebih dahulu untuk mengecek apakah ada yang tertular virus Corona. 

Kegiatan penumpang kapal Westerdam saat menunggu perintah sandar di pelabuhan. (Twitter christinakerby)

Kapal Westerdam awalnya berangkat dari Singapura pada 16 Januari 2020 untuk berlayar selama satu bulan di Asia. Pada tanggal 1 Februari, Kapal Westerdam mengangkut sekitar 600 penumpang dari Hongkong. Seharusnya, pelayaran akan berakhir di Yokohama, Jepang pada tanggal 15 Februari 2020. 

Namun, otoritas Jepang mengeluarkan larangan masuk ke seluruh pelabuhan di Jepang. Hal ini dikarenakan ketakutan akan wabah virus Corona yang sedang merebak dan telah merenggut ratusan nyawa.

Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand, Anutin Charnvirakul. (Facebook Anutin Charnvirakul)

Tidak hanya Jepang, negara lain seperti Taiwan, Guam, Filipina, dan Thailand menolak kedatangan Westerdam. 

Penolakan Kapal Westerdam di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand bahkan diperintahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand, Anutin Charnvirakul. 

“Saya telah mengeluarkan perintah. Izin untuk berlabuh ditolak,” ujar Anutin di media sosialnya.

(BACA JUGAWHO Umumkan Nama Baru Virus Corona)

Kapal Holland Amerika dimiliki oleh Carnival Corporation yang berbasis di Miami, Amerika. Kapal lain yang dimiliki perusahaan yang sama dengan Westerdam yaitu Diamond Princess dikarantina di pelabuhan Yokohama, Jepang karena 218 penumpangnya positif virus Corona.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments