EDITOR : OCTOBRYAN

4 Februari 2020, 17:40 WIB

CHINA

Rumah sakit darurat yang dibangun untuk penanganan virus corona yang merebak di Wuhan, Cina, akhirnya selesai. Rumah Sakit Houshenshan ini dibangun hanya dalam waktu 10 hari, pasien pertama tiba pada hari Senin (3/2/2020) pukul 10 pagi.

Rumah sakit darurat ini juga dilengkapi dengan 1000 ranjang, 30 unit perawatan intensif (ICU) serta beberapa bangsal isolasi. Sekitar 7000 teknisi, tukang kayu, dan para ahli pembangunan lainnya berkontribusi dalam membangun rumah sakit seluas 25 ribu meter persegi ini. 

 

Dikutip dari Xinhua, Selasa (4/2/2020) 1400 tenaga medis militer dari People’s Liberation Army (PLA) juga dikirim ke Wuhan. Para medis ini memiliki pengalaman dalam mengatasi berbagai wabah, salah satunya kasus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang pernah merebak di China tahun 2003.

Huoshenshan atau Fire God Mountain Hospital dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan teknologi canggih. Para dokter yang bertugas akan mendapat fasilitas untuk berkomunikasi langsung dengan pihak Rumah Sakit Umum PLA Beijing. Sistem komunikasi ini dipasang dalam waktu 12 jam oleh tim Wuhan Telecom Ltd.

Gambar satelit pembangunan rumah sakit corona di Wuhan China. Health Commission of Hubei Propince (treatment centers), Google Maps (location), European Space Agency (satellite image)

Selain itu, pasokan peralatan dan obat dapat diantar ke ruangan pasien menggunakan ventilasi khusus dan rak dua sisi yang terhubung dengan bagian luar kamar, sehingga petugas medis tidak perlu memasuki ruangan pasien. Teknologi robot juga ikut membantu dokter memantau kesehatan pasien.

Fasilitas ini juga dilengkapi dengan sensor infra merah yang dapat memberitahu jika ada perawat yang menunjukkan gejala virus corona. 

Ruang perawatan di Rumah Sakit Huoshenshan. (Twitter @CGTN)

Rumah sakit lain yang dijadikan tempat penanganan khusus virus corona adalah Leishenshan Hospital atau Thunder God Mountain Hospital di Wuhan. 

Proses pembangunan dimulai pada 26 Januari 2020. Leishenshan memiliki luas bangunan sebesar 3000 meter persegi. Rumah sakit yang akan dilengkapi dengan 1300 hingga 1500 tempat tidur ini masih dalam proses pengerjaan dan akan siap beroperasi pada tanggal 6 Februari 2020. 

Rumah Sakit Huoshenshan bersiap menerima pasien. (Twitter @CGTN)

Berdasarkan data gisndata.maps.arcgis, lebih dari 20 ribu orang di dunia telah terjangkit virus Corona. Kejadian ini telah merenggut nyawa 427 jiwa. 

Coronavirus atau virus Corona termasuk keluarga besar virus yang diketahui juga menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Novel coronavirus (CoV) belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Coronavirus pada dasarnya dari binatang pindah ke manusia, dan 80 persen penyakit baru berasal dari zoonosis.

(BACA JUGA: Waspada Teror Wabah Virus Corona)

Tanda-tanda orang terjangkut virus ini seperti gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas, dan kesulitan bernapas.

Virus ini awalnya ditemukan di Kota Wuhan, China, pada Desember 2019 dan saat ini telah menyebar ke sejumlah negara tujuan turis asal China, seperti Thailand, Taiwan, AS, Korsel, dan Jepang. Virus corona strain baru ini belum ditemukan vaksinnya.

RIENESA DARMAWAN | XINHUA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments