hero
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kanan) bersama Kapolri Idham Aziz (ketiga Kanan) melakukan serah terima tongkat Tribrata pada Upacara Tradisi serah terima Panji-panji Tribrata Kapolri di Mako Bri

EDITOR : OCTOBRYAN

17 Januari 2020, 18:15 WIB

INDONESIA

Kepolisian Republik Indonesia memulai penyelidikan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam perusahaan pelat merah PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

Kapolri Jenderal Idham Aziz telah menunjuk tim gabungan Bareskrim dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk menangani kasus yang menurut laporan Badan Pemeriksa Keuangan mencapai Rp10 triliun lebih.

Kapolri Jenderal (Pol) Idham Aziz melakukan pemeriksaan pasukan pada puncak perayaan HUT Ke- 69 Polairud di Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (4/12/2019). HUT diisi dengan berbagai atraksi seperti Terjun Payung, Penegahan kejahatan narkoba oleh pasukan Polairud serta penyelamatan korban bencana alam di daerah terpencil. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

"Saya telah memerintahkan Bareskrim untuk membentuk tim gabungan untuk melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan," ujar Idham melalui keterangan tertulis kepada NET.Z, Jumat (17/1/2020).

Idham menjelaskan, meski masih dalam tahap awal, namun tim ini akan menyiapkan langkah-langkah strategis ke depan untuk menangani kasus tersebut.

Menkopolhukam Mahfud MD berada di geladak heli KRI Semarang-594 saat akan mengikuti joy sailing di Faslabuh Ranai, Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (15/1/2020). Dalam kesempatan tersebut, Menkopolhukam meninjau alutsista yang tergabung dalam Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020 yang melakukan operasi pengendalian wilayah laut, khususnya di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) laut Natuna Utara. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

"Saya akan cek terus perkembangan penyelidikannya," tambah mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Kasus Asabri mencuat usai Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan kerugian negara di perusahaan tersebut mencapai triliunan. Mahfud bahkan menyebut ada sejumlah pelaku korupsi di PT Asabri juga melakukan tindak pidana korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

(BACA JUGARugikan Negara Rp 13,7 Triliun, Kejagung Tahan 5 Tersangka Kasus Jiwasraya)

"Modus operandinya sama (dengan Jiwasraya). Akan mungkin ada beberapa orangnya yang sama," ujar Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (13/1).

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments