hero
(NET/ Mahfudz)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

8 Oktober 2019, 14:49 WIB

KAB. BANYUMAS, INDONESIA

Pengalaman baru yang tak bisa dilupakan, itulah yang keluar dari mulut salah satu dari 13 pendaki Gunung Raung, begitu berhasil diselamatkan. Ia adalah Shervon Ong, pendaki asal Singapura.

Shervon bersama 6 Warga Negara Asal Singapura lainnya tergabung dalam komunitas pendaki bernama Trekker, melakukan pendakian pada Kamis (3/10/19). Menggunakan jalur Wonorejo, menuju puncak gunung ketinggian 3.332 MDPL.

Meski sempat terjebak kebakaran hutan di Gunung Raung selama 8 jam, namun seakan tidak ada tampak sedih di wajah Shervon Ong dan teman-temannya saat berhasil turun dengan selamat. Hanya saja kulitnya menghitam bercampur kemerahan, yang kemungkinan disebabkan dari abu dan asap akibat kebakaran hutan.

Petugas medis memeriksa para pendaki yang sempat terjebak kebakaran hutan di Gunung Raung, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/10/19). (NET/ Mahfudz)

Setelah berhasil turun, merekapun tiba di Pos Sekretariat Pendakian Gunung Raung, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu pukul 10.30 WIB (5/10/19).

"Saya sangat merasa baik. Ini adalah pengalaman pertama saya di sepanjang hidup saya," ujar Shervon Ong.

Shervon menambahkan, saat rombongan akan turun ke pos 7 api sudah mulai mengepung. Sementara, kobaran api diketahui terjadi di Camp 9, sejak Jumat (4/10/19). Karena terkepung kobaran api dari bawah, akhirnya mereka naik kembali ke Puncak Raung.

Saat petugas mebawa turun para pendaki yang sempat terjebak kebakaran hutan di Gunung Raung ke Pos Sekretariat Pendakian Gunung Raung, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, (5/10/19). (NET/ Mahfudz)

Kondisi cuaca angin kencang, sehingga tidak ada pilihan dan harus turun menerobos kebakaran api. Namun jasa para guide dan porter yang telah gigih berusaha membantu, akhirnya merekapun bisa selamat.

"Api di mana-mana. Tapi orang-orang Indonesia berjuang keras untuk membantu dan menyelamatkan kami. Terima kasih banyak," tambah Shervon Ong.

Salah satu orang yang berjuang keras itu adalah Widi, pria berbaju oranye yang bertugas menjadi guide dalam pendakian ini. Dengan keputusan yang matang dan keberaniannya, ia memandu rombongan yang lainnya turun, meninggalkan gunung yang diselimuti abu karhutla. Meski ia harus mengalami luka di pelipis, mata, dan bengkak di wajah.

Widi, guide rombongan pendaki Gunung Raung mengalami luka di pelipis, mata, dan bengkak di wajah, Pos Sekretariat Pendakian Gunung Raung, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, (5/10/19). (NET/ Mahfudz)

“Mata keluar air terus, karena terkena asap dan angin kencang. Agak sesak, ini menerobos api sejak malam. Kita terjebak sudah 8 jam di puncak bendera, kita harus menerobos,” ungkap Widi.

Di antara rombongan tersebut, ada satu yang terlihat mengalami luka lecet di kaki. Mereka langsung ditangani oleh Petugas Puskesmas Kecamatan Kalibaru.

Petugas Basarnas memberikan pertolongan pertama pada salah satu pendaki Gunung Raung yang mengalami luka di kaki, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/10/19). (NET/ Mahfudz)

“Secara umum kondisinya baik, memang ada yang mengalami lecet dan sesak napas. Ada satu guide juga yang tadi pelipisnya luka dan bengkak, katanya akibat tekena serpihan kayu yang membara,” jelas Petugas Puskesmas Kalibaru, Aisyah.

Setelah para pendaki dinyatakan sehat oleh pihak Puskesmas Kalibaru, pemulangan para WNA Singapura yang mendaki Gunung Raung dilakukan. Adapun daftar 13 pendaki di antaranya:

WNA Singapura (Pendaki)

1. Ng Hui-Lin (23/Pr) alamat Singapore

2. Kom Jun Wei (25/Lk) WNA Singapore

3. Shervon Ong (24/Pr) WNA Singapore

4. Teo Yi Xian (24/Lk) WNA Singapore

5. Pang Jia Hui (25/Lk) WNA Singapore

6. Beh Ing Tsyr (23/Pr) WNA Singapore

7. Chua Ying Jie (27/Lk) WNA Singapore

Para pendaki yang sempat terjebak kebakaran hutan di Gunung Raung, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, (5/10/19). (NET/ Mahfudz)

WNI (Pendaki)

1. Lutfi Sofian (23/Lk) mahasiswa,almt Wirowongso, Kec.Ajung, Kab.Jember

2. Felisianus Jeremy (35/Lk) karyawan swasta, almt Pegangsaan Dua, Kec.Kelapa Gading, Jakarta Utara

WNI (Guide dan Porter)

1. Pak Widi (Lk) wiraswasta, almt Kalibaru, Kab.Banyuwangi

2. Sam almt Kalibaru(Lk) wiraswasta, Kab.Banyuwangi

3. Sinyo gimbal (Lk) wiraswasta,almt Kalibaru, Kab.Banyuwangi

4. Pak Putri (Lk) wiraswasta, almt Kalibaru, Kab.Banyuwangi.

 

MAHFUDZ SUNARJIE

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments