hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

8 Oktober 2019, 10:40 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Mengenakan baju tahanan dan tangan terborgol, satu per satu tersangka kasus dugaan suap pada proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, keluar dari Gedung KPK, Selasa dini hari. Tidak ada pernyataan apapun dari para tersangka ketika sejumlah wartawan menanyakan kasus  yang disangkakan.

Mereka bungkam dan memilih langsung menaiki mobil tahanan yang akan mengantar ke balik jeruji besi. Ke-6 tersangka ini secara resmi ditahan penyidik KPK usai menjalani pemeriksaan secara intensif selama hampir 17 jam. Salah satunya adalah Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan (kanan) menunjukkan barang bukti uang terkait operasi tangkap tangan ( OTT) Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara di Gedung KPK, Jakarta, Senin (7/10/2019) malam. KPK menjaring delapan orang yang diduga terlibat dalam OTT terkait urusan proyek di Dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara serta mengamankan barang bukti uang sekitar Rp 728 juta. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Selain Agung, penyidik KPK juga menahan orang kepercayaan bupati, Raden Syahril, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara, Syahbudin, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Wan Hendri, dan dua orang dari pihak swasta, yakni Chandra Safari dan Hendra Wijaya Saleh. Mereka ditahan selama 20 hari ke depan di 4 rutan yang berbeda, yakni di Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, Rutan Polda Metro Jaya, Rutan Polres Metro Jakarta Timur, dan Rutan Polres Metro Jakarta Pusat. 

Para tersangka sebelumnya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sejumlah lokasi di Lampung Utara, pada Minggu malam hingga Senin. Dari hasil OTT, penyidik menyita uang tunai sebesar Rp. 728 juta dan sejumlah dokumen. Uang tersebut diduga sebagai uang suap terkait sejumlah proyek yang sedang dikerjakan di Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara.

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan (kanan) menunjukkan barang bukti uang terkait operasi tangkap tangan ( OTT) Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara di Gedung KPK, Jakarta, Senin (7/10/2019) malam. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara diduga menerima komisi dari proyek yang dikerjakan di dua dinas tersebut. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Bupati Lampung Utara menjadi kepala daerah ke-47 yang ditangkap tangan oleh KPK dan menjadi kepala daerah ke-119 yang terjerat kasus korupsi yang ditangani KPK sampai saat ini. 

NOVA YUL HENDRI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments