hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

24 September 2019, 12:25 WIB

PAPUA, INDONESIA

Pascakerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua senin kemarin, sebanyak 23 orang tewas dalam insiden tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Rudolf Alberth Rodja di Papua, Selasa siang.

Akibat kerusuhan ini 72 orang mengalami luka-luka. Selain itu beberapa fasilitas umum dibakar, diantaranya kantor bupati, Kantor PLN, dan Kantor Bappeda. 

Tak hanya bangunan, 80 mobil dan 30 unit sepeda motor terbakar. Salah satu penyebab banyaknya korban jiwa yang jatuh diduga karena terbakarnya ruko dan rumah-rumah warga.  “Ada ruko yang terbakar sebagian ada yang tidak bisa menyelamatkan diri, ikut terbakar,” ujar Kapolda Papua. 

Warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya saat terjadi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). (ANTARA FOTO/Marius Wonyewun)

BACA JUGA:
Wamena Rusuh, Presiden Jokowi Minta Warga Tak Terprovokasi Hoaks

Menurut Kapolda, kini 6-7 orang terduga pelaku kerusuhan sudah diamankan di Wamena. Begitu pula dengan kemungkinan keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang masih terus diselidiki.

Rodja menambahkan situasi di Kota Wamena sendiri telah berangsur pulih. Meski demikian ribuan masyarakat masih mengungsi di Kodim 1702 dan Polres Jayawijaya. Sementara itu, Bandara Wamena juga telah beroperasi seperti biasa, namun aparat masih terus berjaga di Kota Wamena.

RIVANDO NAY 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments