hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

23 September 2019, 18:30 WIB

MEKSIKO

Dipenuhi  dengan boneka yang tergantung di pepohonan dengan kepala yang terpenggal, bagian tubuh yang terlepas, wajah tanpa mata yang menatap kosong serta baju yang lusuh. Pulau Boneka yang terletak di Meksiko ini menjadi wahana wisata mengerikan dan menguji nyali siapa pun yang berkunjung.

Pulau ini terletak di pedalaman Xochimilco Kanal, 17 mil dari kota Meksiko, tepatnya di sebelah selatan Mexico City. Warga setempat menjuluki pulau ini dengan sebutan La Ilsa De Las Munecas yang berarti Pulau Boneka.

Sebagian kecil boneka yang tergantung di Pulau Boneka Meksiko. (MIRROR)

Pulau ini dijaga oleh lelaki bernama Don Julian Santana Barrera yang lahir di La Asuncion, Mexico. Don Julian pindah ke pulau itu pada tahun 1950. Lalu, di tahun itu terjadi tragedi, tiga gadis kecil bermain, namun satu diantaranya tenggelamnya di danau. Don Julian tak sempat menyelamatkan nyawa gadis kecil tersebut.

Don Julian yang baru beberapa hari tinggal di pulau itu mengaku bahwa ia sering diganggu oleh arwah gadis kecil itu. Ia mendengar gadis kecil itu tertawa, bernyanyi, dan sesekali memanggil namanya, bahkan gadis itu juga kerap menampakkan diri pada Don entah itu di atas air, pohon, atau melayang di atas gubuknya.

Suasana di sudut Pulau Boneka. (MIRROR)

Akibat seringnya diganggu, Don mulai stres dan ketakutan. Kemudian ia mencari cara agar menenangkan arwah gadis kecil itu, pertama ia menggantungkan boneka di atas pohon dengan tujuan agar arwah gadis kecil itu bisa tenang dan tidak menganggunya lagi. Namun usahanya tidak membuahkan hasil, arwah itu tetap mengganggu Don. Semakin hari Don semakin terobsesi untuk menenangkan arwah gadis kecil itu, ia mulai mengumpulkan semua boneka dari tempat sampah, jalanan maupun yang hanyut di danau untuk dibawa kerumahnya. Setiap hari ia menggantungkan boneka atau meletakkannya di tanah untuk membawa perdamaian kepada arwah gadis itu, Don percaya boneka itu akan menjadi mainan sang arwah di malam hari.

Hingga tanpa sadar,  ia telah berhasil mengumpulkan ribuan boneka dan menggantungkannya secara acak serta terpisah di pepohonan yang banyak tumbuh di sekitar pulau boneka tersebut. Boneka-boneka tersebut dikumpulkan dalam kurun waktu kurang lebih 50 tahun.

Boneka-boneka di pulau yang kondisinya sudah rusak. (MIRROR)

Pada suatu hari, keponakannya yang bernama Anastasio Santana mengunjungi Don Julian. Saat bertemu, keduanya memutuskan untuk memancing dan berbincang  sekitar jam 10 pagi di sekitar danau yang terdapat di pulau tersebut. Saat memancing, Don Julian mengatakan kepada keponakannya,  bahwa ada  gadis kecil yang terus memanggilnya dan berusaha mengajaknya pergi berenang serta menyelam kedalam danau yang berada didekat gubuknya. Karena Anastasio tak mendengarkan suara apapun, ia lantas pamit kepada sang paman untuk pergi membeli sesuatu. Namun saat ia kembali, sekitar pukul 12 siang, ia menemukan sang paman dengan kondisi yang sudah tidak bernyawa. Peristiwa ini terjadi di tahun 2001.

Penampakan boneka-boneka di Pulau Boneka. (MIRROR)

Menurut keterangan dari masyarakat, tempat dimana Don Julian ditemukan tewas berada persis di lokasi yang sama saat gadis kecil tersebut ditemukan tenggelam dan mengambang di danau. Don Julian dimakamkan di Pulau Boneka, hingga kini keluarganya terus menjaga Pulau Boneka.

Setelah peristiwa tersebut, Pulau Boneka menjadi fenomenal dan terkenal hingga ke seluruh dunia. Bahkan sering dikunjungi oleh beberapa wisatawan, baik lokal maupun wisatawan asing. Banyak turis yang datang ke sana untuk melihat langsung, sekaligus membawa boneka demi menenangkan hati arwah sang gadis cilik. Pulau ini juga dinyatakan sebagai bagian dari Warisan Budaya Dunia UNESCO di tahun 1987.

NET.Z | BERBAGAI SUMBER

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments