hero
(ISTIMEWA)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

23 September 2019, 13:47 WIB

JAMBI, INDONESIA

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo Soetarno mengatakan bahwa warna merah yang terjadi di langit Muaro Jambi, Jambi pada Sabtu (21/9/2019) disebut dengan Mie Scattering atau fenomena Hamburan Mie.

Menurut Agus penyebab terjadinya fenomena ini ada kaitannya dengan titik api di Muaro Jambi yang sangat tinggi. Asapnya berbahaya bagi sapapun yang menghirupnya. Karena mengandung monoksida dan zat racun lainnya.

Gambar amatir saat fenomena langit merah terjadi di Desa Pudding Muaro Jambi, Jambi pada Sabtu (21/9/2019). (ISTIMEWA)

Tak hanya itu, asap ini juga dapat mengganggu penglihatan seseorang. Yang mengakibatkan jarak pandang di daerah terdampak menjadi pendek. Hal ini dapat membahayakan keselamatan dalam berkendara.

“Kebakaran di hutan itu mengeluarkan sisa-sisa partikel butiran yang terbang ke angkasa. Yang bentuknya bisa dalam bentuk asap isinya butiran-butiran yang ukurannya sama dengan panjang gelombang merah,” terang Agus, Jakarta, Minggu (22/9/2019). 

"Sehingga sangat tebal, padat. Jadi sinar matahari yang kena butiran tadi yang dipantulkan hanya sinar merahnya saja. Sinar lainnya tidak dipantulkan, sehingga langitnya berwarna merah,” tambahnya.

Gambar amatir saat fenomena langit merah terjadi di Desa Pudding Muaro Jambi, Jambi pada Sabtu (21/9/2019). (ISTIMEWA)

Kejadian serupa juga perna terjadi di Air Sugihan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan pada Oktober 2015 silam. Saat itu, akibat kebakaran hebat, membuat fenomena ini bertahan selama satu bulan.

Diketahui sebelumnya terdapat video beredar yang menggambarkan langit berwarna merah di Desa Pudding, Kabupaten  Muaro Jambi, Sabut (21/9/2019). Yang anehnya, suasana gelap itu terjadi di siang hari, tepatnya sekitar jam 11.00 WIB.

Suasana langit berubah menjadi berwarna kuning di Desa Pudding Muaro Jambi, Jambi pada hari ini, Senin pagi (23/9/2019). (ISTIMEWA)

Berlangsung hanya satu hari, dan Senin pagi ini (23/9/2019) kondisi langit di wilayah tersebut tak lagi berwarna merah. Melainkan menjadi pudar dan berubah berwarna kuning.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments