hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

20 September 2019, 10:50 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Bicara soal makanan Jepang, pasti kita langsung teringat dengan sushi. Hidangan yang terbuat dari potongan kecil ikan mentah dibungkus oleh rumput laut dan dimakan dengan nasi ini merupakan makanan yang sangat populer di seluruh dunia.

Namun di balik penampilan dan rasanya yang enak, ternyata ada beberapa risiko yang harus ditanggung oleh penggemar sushi, karena ikan mentah yang disajikan pada sushi dan sashimi mengandung bakteri yang bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan.

Tim peneliti dari Florida Atlantic University menemukan sebuah penelitian saat mempelajari lumba-lumba. Meskipun lumba-lumba tidak dapat dimakan, tetapi hasil penelitian menunjukkan hewan tersebut memakan biota laut yang sama dengan manusia sehingga lumba-lumba dinobatkan sebagai hewan laut yang sama dengan manusia.

(World Of Buzz)

Penemuan baru mereka menunjukkan bahwa ikan mentah atau setengah matang dapat mengandung bakteri yang tidak bisa dimatikan oleh antibiotik. Para peneliti menemukan makanan laut telah tercemar oleh bakteri superbugs, bakteri yang sangat kebal terhadap antibiotik bahkan obat terkuat sekalipun.

Hal ini tentu menjadi masalah besar terutama bagi para pecinta sushi dan sashimi, sebab belum ada antibiotik baru yang dikembangkan untuk mematikan bakteri dan virus tersebut. Masalahnya lainnya adalah jika serangan bakteri tidak ditangani dengan cepat, maka bakteri akan menjalar ke organ tubuh dan dapat menyebabkan kematian.

Satu-satunya cara untuk menghindari masalah tersebut adalah memasak makanan dengan suhu tinggi. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa bakteri berbahaya itu telah terbunuh sebelum dikonsumsi.

WORLD OF BUZZ

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments