hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

6 Agustus 2019, 12:20 WIB

ARAB SAUDI

KH Maimun Zubair atau yang biasa disapa Mbah Moen, meninggal dunia pada pukul 04.17 waktu setempat, di Makkah, Arab Saudi. Kondisinya diketahui sempat menurun saat berada di Hotel Dar al Eman Royal dan dilarikan ke Rumah Sakit Al-Noor daerah An Naseem. 

Menurut penuturan Labib Sodik Suhaemi, salah seorang santri Mbah Moen yang juga mendampingi almarhum selama menunaikan ibadah haji, ulama karismatik ini masih menerima ratusan tamu di tanah suci. “Saya kira Mbah Moen itu sudah sepuh (lanjut usia), usianya sudah melebihi 90 tahun. Kedua tamunya banyaknya luar biasa. Mbah Moen itu kiai yang meng-uwongkan uwong atau memanusiakan manusia. Siapapun yang rawuh (datang) beliau terima,” kata Labib.

KH Maimun Zubair (ketiga kanan) saat menghadiri Haul Gus Dur ke-9 di kediaman Gus Dur di Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jakarta, Jumat (21/12/2018). (ANTARA FOTO/ARSIP/Galih Pradipta)

Mempertimbangkan kondisi Mbah Moen yang kecapekan usai menerima ratusan tamu dan kondisinya yang sudah lanjut usia, dokter kemudian menyarankan Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini dibawa ke rumah sakit. Seperti diketahui kemudian, Mbah Moen akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Al-Noor, Mekkah.

Labib juga mengungkapkan cerita-cerita sebelum pendiri Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang ini wafat. Menurut Labib, Mbah Moen sempat mengungkapkan bahwa ingin wafat di tanah suci saat melaksanakan haji. “Saya ini ingin wafat di hari Selasa, dan wafatnya di Mekkah saat haji. Dan ini ketepatan,” ujar Labib Sodik Suhaemi, menirukan apa yang telah diucapkan oleh Mbah Moen beberapa bulan lalu.

BACA JUGA:
Ulama Karismatik KH Maimun Zubair Wafat di Tanah Suci

KH Maimun Zubair (duduk di kursi roda) saat berada di Tasikmalaya Senin (18/2/2019) malam. (ANTARA FOTO/ARSIP/Adeng Bustomi)

Saat ditanya seputar pesan-pesan terakhir dari almarhum, Labib pun menyampaikan pesan berupa nasehat dari Mbah Moen yang disampaikan kepadanya . “Uwong iku nek urip kudu selalu nguwongke uwong atau orang hidup itu harus selalu memanusiakan manusia,” pungkas Labib.

Rencananya jenazah Mbah Moen akan disholatkan di Masjidil Haram seusai shalat dzuhur waktu setempat dan dimakamkan di pemakaman Arab Saudi. Sepanjang hayatnya, KH Maimun Zubair dikenal sebagai ulama yang gigih mendorong umat Islam Indonesia agar terus mencintai dan mempertahankan Pancasila serta NKRI.

REYSKA RAMDHANI

4

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments