hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

25 Juni 2019, 15:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk menggelar sidang pembacaan putusan sengketa hasil Pemilihan Umum Presiden 2019 pada Kamis 27 Juni. Keputusan ini maju sehari dari batas akhir yang ditetapkan, yaitu Jumat 28 Juni 2019.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara MK, Fajar Laksono kepada Esther Cramer dari NET, Selasa pagi. Menurut Fajar tidak ada alasan atau pertimbangan khusus dari keputusan ini. “Majelis hakim hanya mengatakan bahwa merasa siap dan memastikan siap bahwa putusan disampaikan hari Kamis bukan Jumat,” ujar Fajar.

Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (tengah) mengetuk palu didampingi Hakim Konstitusi Aswanto (kiri) dan I Dewa Gede Palguna (kanan) untuk menutup sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (21/6/2019). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Fajar menegaskan bahwa keputusan ini tak ada kaitannya dengan adanya rencana unjuk rasa di sekitar Gedung MK pada Jumat mendatang. “Kalau bisa hari Kamis kenapa tunggu Jumat. Tidak ada kaitannya dengan agenda lain di luar MK, sebab ini hanya aspek pertimbangan internal majelis hakim,” lanjut Fajar.

Fajar juga menyebutkan bahwa penelaahan perkara ini tidak menunggu sampai sidang selesai tetapi dilakukan secara simultan. Sejak permohonan diterima sampai kemudian persidangan, penelaahan simultan telah dilakukan, tak menunggu selesainya persidangan. “Oleh karena itu proses relatif cepat. Ini bukan soal tergesa-gesa atau apapun. Ini dalam ranah kewenangan majelis,” pungkas Fajar.

ESTHER CRAMER | LUQMANUL HAKIM

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments