hero
(NET)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

13 Juni 2019, 17:47 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Selain terlibat kasus makar, mantan Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob juga diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat ditemui awak media saat menggelar Apel Pengamanan Sidang Sengketa Pilpres di Silang Monas, Jakarta Pusat menjelaskan kepada awak media bahwa unsur pidana yang diduga dilakukan oleh mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofyan Jacob ini adalah ikut bermufakat dalam kegiatan makar. Selanjutnya Sofyan Jacob juga diduga menyebarkan berita bohong terkait klaim kemenangan Pemilu sekaligus menyebut pemerintah melakukan kecurangan. Hingga saat bukti-bukti permufakatan makar dan penyebaran hoaks ini masih dalam penyelidikan Polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono berikan keterangan kepada awak media di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6). (NET/Tiafanny Febrian)

"Ya tentunya penyidik punya barbuk yang cukup ya. Ada keterangan saksi, dan keterangan tsk2 lain juga ada ya, yg bisa digunakan untuk penyidik, bukti petunjuk juga ada. Dan bentuk seperti rekaman juga ada," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Juni 2019.

Dugaan makar juga dituduhkan kepada mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal Purnawirawan Kivlan Zein yang menjadi tersangka atas kasus kepemilikan senjata api. Selain itu Kivlan juga diduga merencanakan pembunuhan terdapat empat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survey. 


Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) berika keterangan pers kepada awak media bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan) usai mengikuti Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Jaya 2019 dan Kesiapan PAM Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Mahkamah Konstitusi (MK) di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (13/6/2019). Apel yang diikuti oleh prajurit TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Pemadam Kebakaran tersebut untuk memastikan kesiapan personel dalam pengamanan sidang PHPU di MK

"Ada dugaan permufakatan jahat. Dalam bahasa hukum itu ya permufakatan jahat untuk melakukan rencana pembunuhan. Dan itu ada saksi-saksinya. Nanti semua akan terungkap di pengadilan," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Silang Monas, Jakarta Pusat.

Sosok dan peran Kivlan Zein beserta Sofyan Jacob tak lepas dari kaitannya denga kerusuhan di depan gedung Bawaslu pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019 lalu. Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih menunggu pemeriksaan lanjutan terhadap keduanya.

DINA GURNING | TIAFANNY FEBRIAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments