hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

21 Mei 2019, 17:05 WIB

CINA

Muntah setelah sesi minum bir yang berat sebenarnya normal. Namun, yang tidak normal adalah ketika yang kamu muntahkan ternyata adalah tumor. Hal ini terjadi pada seorang pria berusia 63 tahun asal Cina. 

Pada awalnya pria ini memang sudah merasakan tidak nyaman pada bagian tenggorokannya, terutama ketika menelan makanan padat. Namun, saat itu dia mengira itu adalah hal yang normal dan dia pikir tidak perlu memeriksakannya ke dokter.

Baru ketika dia pergi untuk minum-minum dan muntah pada akhir sesi acara tersebut. Ketika itu dia merasakan sakit yang sangat tajam tiba-tiba di tenggorokannya. Rasa sakit tersebut diikuti dengan munculnya sesuatu yang berbentuk seperti bakso di bawah mulutnya.

Dikutip dari World Of Buzz pada 20 Mei 2019, dia berpikir bahwa dia telah memuntahkan bagian tubuhnya, maka dari itu dia segera mengambil air dan menelan ‘bakso’ tersebut. Setelah itu pria tersebut menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Wuhan, dokter menemukan bahwa sesuatu yang berbentuk seperti ‘bakso’ tersebut sebenarnya adalah tumor.

Ternyata tumor tersebut telah tumbuh sampai ke tenggorokan dan berisiko menghalangi jalannya napas pria tersebut. Untuk mencegah keadaan yang lebih buruk pria tersebut akhirnya menjalani pengangkatan tumor sepanjang 15 cm yang kemudian diketahui sebagai fibroma.

Fibroma adalah sebuah jenis tumor yang terbuat dari jaringan berserat atau ikat yang dapat tumbuh di organ apa pun. Meskipun biasanya tergolong sebagai tumor jinak, fibroma perlu diangkat melalui pembedahan karena dapat memicu gejalan lainnya pada pasien. Sekarang pria tersebut sudah dipulangkan setelah menjalani operasi. Sekarang ia sedang dalam masa pemulihan.

WORLD OF BUZZ

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments