hero
Madonna dan anaknya, Lourdes. (ACESHOWBIZ)

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

10 Mei 2019, 07:00 WIB

AMERIKA SERIKAT

Madonna merasa media sosial membuat anaknya, Lourdes Leon mudah berpuas diri karena ia mengejar karir modelnya sebagai seorang anak bintang pop terkenal. Penyanyi lagu 'Vogue' itu menyesal telah memperbolehkan Lourdes (22) dan Rocco Ritchie (18) memiliki telepon genggam ketika mereka beranjak dewasa. Rupanya hal tersebut membuat keduanya lebih sadar akan kedudukan sosial dan tidak berfokus pada tujuan pribadi, juga profesional mereka sendiri.

“Lourdes benar-benar berbakat,” ujar Madonna pada British Vogue. “Sejujurnya aku merasa iri karena ia benar-benar berbakat dalam segala hal yang ia lakukan. Lourdes merupakan penari yang luar biasa, artis yang hebat, dia dapat bermain piano dengan sangat cantik, dia benar-benar lebih hebat daripada aku dalam hal bakat.”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Madame ❌ Likes to read in the bath.......... @mertalas @macpiggott

Sebuah kiriman dibagikan oleh Madonna (@madonna) pada

“Tapi ia tidak memiliki dorongan yang sama dan aku merasa media sosial telah memengaruhi pola pikirnya, juga membuat ia merasa seakan orang-orang akan memberinya segala sesuatu karena ia anaknya Madonna."

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Madame ❌ Is A writer.................. @britishvogue @mertalas @macpiggott

Sebuah kiriman dibagikan oleh Madonna (@madonna) pada

Sebelumnya Madonna mengakui bahwa kebulatan tekadnya untuk sukses berasal dari masa kecilnya yang sulit. Jadi ia menyadari bahwa segala hal akan berbeda bagi Lourdes.

“Aku mencoba memberi contoh mengenai anak selebriti lainnya seperti Zoe Kravitz, yang harus melalui masa-masa seperti ‘Oh ya, kamu adalah putri dari .…..’ hingga akhirnya ia dapat dikenal karena apa yang telah ia lakukan,” tutur ibu enam anak tersebut.

“Tapi apakah Lourdes memiliki tekad yang sama denganku? Tidak. Ia juga memiliki seorang ibu dan aku tidak. Ia tumbuh dengan uang dan aku tidak. Jadi segalanya pasti berjalan berbeda bagi Lourdes. Namun, apa yang dapat aku lakukan? Aku tidak bisa memperbaikinya. Aku hanya harus melakukan yang terbaik.”

Madonna lalu memutuskan membesarkan keempat anak adopsinya yang lain dengan cara yang sedikit berbeda. Karena itulah Madonna tidak membelikan telepon genggam untuk David yang berusia 13 tahun.

“Aku akan menerapkan hal tersebut selama aku bisa, karena aku telah membuat kesalahan ketika memberikan telepon genggam pada anak-anak yang lebih tua saat mereka berusia 13 tahun,” jelas Madonna. 

“Telepon genggam mengakhiri hubungan aku dengan mereka. Telepon genggam tersebut menjadi bagian yang sangat, sangat besar dalam kehidupan mereka. Mereka menjadi dibanjiri dengan pencitraan dan mulai membandingkan diri mereka dengan orang lain. Dan hal tersebut benar-benar buruk untuk pertumbuhan diri.”

Aturan yang dibuat Madonna untuk anak-anaknya yang lebih muda rupanya mulai membuahkan hasil. Madonna sangat menyukai etos kerja David dan menyamakannya dengan etos kerjanya sendiri. 

“Apa yang dimiliki David adalah fokus dan tekad. Aku cukup yakin ia mendapatkannya dariku. Dialah yang memiliki paling banyak kesamaan denganku. Aku bahkan merasa David memiliki lebih banyak DNA aku daripada anak-anakku yang lain,” ujar Madonna dengan bangga. 

ACESHOWBIZ | US MAGAZINE

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments