hero
(NET/Soni Misdananto)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

21 Maret 2019, 12:20 WIB

JAWA TIMUR, INDONESIA

Fenomena halocline yang terjadi di Suramadu hingga kepulauan Sumenep sempat menggegerkan warga. Adanya fenomena halocline ini mendorong Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Jawa Timur membuat tim untuk melakukan penelitian. 

Tim melibatkan tiga departemen, yakni kelautan, teknik lingkungan, dan kebumian,serta teknik biologi yang bertugas menganalisis fenomena tersebut berasal dari alam atau adanya pencemaran lingkungan. Mereka bertugas untuk mengambil sampel serta melakukan uji laboratorium terkait fenomena tersebut.

Fenomena halocline terlihat di bawah perairan Jembatan Suramadu, Jawa Timur. (NET)

Saat ini, tim masih melakukan uji laboratorium, namun dilihat dari ciri-ciri fisik hingga penyebarannya yang mencapai 60 km. Ketua tim peneliti, IDAA Warmadewanthi mengatakan ini merupakan fenomena perbedaan temperatur air dimana terdapat sanitasi yang mengumpul di kedalaman dengan suhu yang ekstrem sehingga terangkat keatas.

“Misalnya ada sedimen-sedimen yang naik ke atas karena adanya perbedaan suhu sehingga warnanya menjadi hitam, kalau saya sendiri belum menjumpai, kalau dari literatur itu memang menyatakan karena adanya perbedaan suhu bawah dengan lapisan atas itu memang bisa terjadi termolinis,” papar Warmadewanthi. “Sedimen-sedimen itu terangkat ke atas kemudian yang atas akan ke bawah dan terjadi percampuran secara perlahan-lahan kemungkinan juga itu bisa terjadi,” lanjut Dekan Fakultas Teknik Sipil, Lingkungan dan Kebumian (FTSLK) ITS ini.

Fenomena halocline yang membuat air laut seolah-olah terbelah. (NET)

Hingga kini, tim peneliti ITS masih melakukan uji sampel yang sudah diambil dan masih menunggu hasil laboratorium terkait kandungan air. Seperti diketahui, fenomena ini terjadi pada Rabu siang. Warga yang melintasi Jembatan Suramadu merekamnya dan mengunggah ke media sosial hingga viral. 

SONI MISDANANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments