hero
(NET)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

4 Februari 2019, 16:10 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Menindaklanjuti penganiayaan yang menimpa dua orang pegawainya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan kejadian tersebut kepada Polda Metro Jaya. KPK menyayangkan tindakan main hakim sendiri kepada pegawai mereka. Apalagi mereka sedang menjalankan tugas.

“Petugas KPK ini memang ditugaskan secara resmi oleh KPK setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang indikasi tindak pidana korupsi. Itu kewajiban KPK untuk menjalankan tugas saat mendapatkan info dari masyarakat,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. 

Saat ini, laporan tersebut sudah ditangani oleh Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sejumlah informasi dan  alat bukti juga diserahkan KPK berupa hasil visum  dan foto. “Ada bukti visual itu artinya bisa berupa foto atau bentuk-bentuk yang lain tapi kurang tepat kalau bicara rinci disampaikan di sini karena itu bisa menjadi bagian dari proses identifikasi oleh pihak Polri,” lanjut Febri.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (NET)

Febri mengharapkan polisi bisa menuntaskan  kasus penganiayaan ini. “Karena lokasinya tidak sembunyi, ada di sebuah hotel, dan saksi-saksi banyak, bukti-bukti yang lain. Kami pandang tim dari Polri semoga bisa lebih cepat untuk menemukan pelaku itu,” tutur Febri.

Sabtu malam lalu, dua orang pegawai KPK dianiaya oleh sejumlah orang saat bertugas melakukan pengecekan terhadap pelaporan masyarakat terkait adanya indikasi korupsi. Kedua pegawai tersebut dianiaya saat ketahuan mengikuti Gubernur Papua Lukas Enembe di Hotel Borobudur, Jakarta. Saat itu tengah berlangsung rapat antara Pemprov dan DPRD Papua membahas APBD 2019. 

ANDRE SAPUTRA | IRVAN MAULANA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments