hero
(ANTARA)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

1 Februari 2019, 20:45 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Tim Satgas Anti Mafia Bola menggeledah kantor PT Liga Indonesia yang berada di Rasuna Office Park Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat siang. Kantor ini sebelumnya telah disegel oleh Tim Satgas. Sebelumnya dua kantor PSSI yang berada di Kemang Timur V dan FX Senayan juga telah digeledah, Rabu lalu. Penggeledahan ini dilakukan guna mencari alat bukti tambahan terkait kasus pengaturan skor atau match fixing.

Penggledahan di kantor PT Liga Indonesia difokuskan pada peran masing-masing exco dalam menyusun pertandingan liga. “Satgas mafia Kamis malam jam 10 lakukan penyegelan di PT Liga Indonesia terkait adanya laporan dari para tersangka yang sudah ditetapkan jadi tersangka dan laporan dari Lasmi Indaryani. Untuk mencari alat bukti tambahan,” kata Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Pol. Syahar Diantono.

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) didampingi Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Joko Driyono diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan bola Liga 2 dan Liga 3. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Kasus pengaturan skor mencuat berkat pelaporan mantan manajer Persebara Banjarnegara Lasmi Indaryani di acara Mata Najwa. Lasmi sebagai manager Persebara Banjarnegara merasa dirugikan oleh exco Johar Ling Eng dan Dwi  Irianto atau Mbah Putih karena telah memberikan sejumlah uang untuk meloloskan timnya naik divisi. Saat ini Satgas Anti Mafia Bola juga telah menetapkan 11 tersangka mulai dari exco, komdis, dan komite wasit yang terlibat match fixing.

RENDIANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments