hero
(Wiki Media/Carousell)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

27 Januari 2019, 09:05 WIB

SINGAPURA

Dalam beberapa waktu belakangan ini, gerakan stop penggunaan sedotan plastik sedang ramai digalakan demi menjaga ekosistem lingkungan. Dengan adanya gerakan ini, sudah banyak perusahaan yang mulai mengurangi penggunaan sedotan plastik, salah satunya adalah Yakult Singapura.

Yakult Singapura berhenti menyediakan sedotan untuk dua produk minumannya, yaitu Yakult dan Yakult Ace Light. Keputusan itu disampaikan melalui akun Facebook resmi perusahaan pada akhir Desember 2018 lalu.

(Carousell)

Banyak warga Singapura yang menyambut baik keputusan tersebut, tapi enggak sedikit juga yang menjadikannya sebagai peluang untuk berbisnis loh. Mereka berinisiatif untuk menjual sedotan yang kini sudah langka itu secara online di laman khusus jual-beli barang antik Carousell.

Enggak tanggung-tanggung, meski hanya terbuat dari bahan plastik biasa sedotan ini dijual dengan harga mulai dari Rp2 juta hingga Rp10,3 juta loh. Meski enggak masuk akal, rupanya si penjual ini menyebut jika sedotan ini bisa menjadi investasi di masa mendatang.

Caption

"Minuman probiotik yang popular dalam keseharian, Yakult biasanya disertai dengan sedotan. Kini tidak lagi ditemukan, kalah dengan tren minum tanpa sedotan yang terus digalakkan," tulis si penjual dalam keterangan tokonya.

Dan enggak cuma satu orang yang menjual sedotan ini, banyak lapak-lapak serupa yang juga menjual sedotan yang sama. Bahkan mereka menjual satu paket sedotan Yakult seharga Rp5 juta sampai Rp10 juta.

(Carousell)

"Sedotan Yakult antik yang sangat langka. Hanya tinggal satu di Singapura." tulis penjual lain.

Apakah kamu juga tertarik untuk membelinya?

WORLD OF BUZZ | MOTHERSHIP

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments