hero
(NET)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

4 Desember 2018, 18:18 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Mangkir pada pemanggilan pertama polisi pada hari Senin, 3 Desember 2018 lalu dengan alasan belum menerima surat panggilan oleh penyidik, pihak kepolisian kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada Habib Bahar bin Smith. Penjemputan paksa akan dilakukan jika Habib Bahar bin Smith tak kunjung memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik Bareskri Polri.

Kabagpenum Polri Kombes Pol Syahar Diantono berikan keterangan pers pada awak media di Mabes Polri jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (4/12). (NET/Noventri Ario Putro)

"Kita sesuai dengan acara hukum pidana KUHAP ada panggilan kedua, kalo gak di-indahkan, kita sesuai prosedur, kita akan lakukan penjemputan sesuai prosedur aja, normatif," ujar Kabagpenum Polri Kombes Pol Syahar Diantono di Mabes Polri, jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Desember 2018.

Syahar menambahkan bahwa surat panggilan kedua kepada Habib Bahar bin Smith telah diterima oleh orang yang mengaku adiknya. "Kita tunggu ini dulu, step by step untuk pemanggilan yang lain," tambahnya.

Habib Bahar bin Smith (paling kanan) di Jakarta, 2 Desember 2018. (TWITTER @fadlizon)

Sebelumnya Habib Bahar bin Smith dilaporkan ke polisi terkait isi ceramahnya yang diduga menghina Presiden Joko Widodo. Habib berambut panjang ini terancam melanggar undang-undang tentang ITE dan masuk dalam pasal penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

NOVENTRI ARIO PUTRA

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments