hero
(NET)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

4 Desember 2018, 16:36 WIB

PAPUA, INDONESIA

Sekitar 40 orang Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) menyerang Pos Yonif 755 Yalet di distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, pada Senin malam, 3 Desember 2018. Pada insiden ini, satu prajurit TNI dilaporkan gugur dan satu anggota lainnya mengalami luka tembak. Hingga kini informasi seputar identitas kedua korban karena kendala jaringan komunikasi dengan anggota di lapangan.

Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Dax Sianturi beri keterangan pers kepada awak media di Makodam XVII/Cendrawasih, Jayapura, Papua, Selasa (4/12). (NET/Rivando Nay)

"Kita sudah mendapat informasi dari lapangan, pasukan yang kita kirim menuju lokasi sudah di pos 755 di distrik Mbua, dan ternyata pos tersebut juga diserang oleh kelompok KKSB pimpinan Egianus Kogoya," ujar Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Dax Sianturi di Makodam XVII/Cendrawasih, Jayapura, Papua, Selasa, 4 Desember 2018.

Dax menambahkan bahwa pihak TNI hingga saat ini masih mengupayakan evakuasi dengan menggunakan helikopter terhadap dua korban dalam insiden tersebut. "Untuk sementara anggota gabungan masih melakukan penguatan di distrik Mbua, dan untuk mencapai lokasi tempat kejadian pembunuhan 31 pekerja, masih harus berjalan kaki sekitar 2 jam perjalanan dari Nduga," tambahnya.

Personel TNI di distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua. (NET/Rivando Nay)

Sebelumnya kelompok pimpinan Egianus Kogoyo melakukan aksi pembantaian terhadap 31 orang pekerja jalan trans Papua di distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Mereka merupakan para pekerja yang sedang mengerjakan proyek yang digagas oleh Presiden Joko Widodo.

RIVANDO NAY

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments