hero
(NET/Yusuf Reza)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

27 November 2018, 14:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, menghimbau Dahnil Anzar Simanjuntak untuk berani terbuka dan bersikap transparan terhadap penggunaan dana kemah kepada Kemenpora. Menurut Ngabalin, persoalan ini tidak perlu diperpanjang apalagi sampai menganggap adanya upaya kriminalisasi terhadap Dahnil karena perbedaan pilihan politik. 

“Keterbukaan, kejujuran pemanfaatan penggunaan dana itu menjadi penting bagi seorang Dahnil dan Pemuda Muhammadiyah karena organisasi itu diperuntukkan untuk pembinaan generasi muda,” ujar Ngabalin.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Krimsus, Polda Mertojaya, Jakarta, Jumat (23/11/2018).  Dahnil diperiksa  selama delapan Jam sebagai saksi terkait dugaan korupsi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga yang digunakan untuk kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017 di Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Ngabalin menambahkan jika memang dana yang dihibahkan Kemenpora untuk kegiatan kemah itu sudah dipakai, Dahnil beberkan saja laporan terkait penggunaan dana secara rinci dan terbuka. “Keterbukaan dalam memberikan keterangan itu menjadi bagian value penilaian publik kepada Dahnil, tapi kalau sudah lari kepada kriminal itu justru menimbulkan antipati kepada sosok Dahnil,” imbuh Ngabalin.

Ngabalin mengingatkan di tahun politik ini tak perlu semua hal dikaitkan dengan Presiden. “Tidak perlu lagi diperpanjang kemana-mana, kiri-kanan, sampai membawa-bawa nama presiden dan pemerintah bahwa ini akibat dari tidak sejalan dengan pemerintah sehingga dikriminalisasikan,” tukas Ngabalin.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak  (kedua kiri) bersama Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno melayani makan gratis untuk dhuafa saat berkunjung ke PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (14/9). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan bahwa dirinya telah menjadi korban fitnah bahkan kriminalisasi. Hal disampaikan Dahnil di sela-sela acara Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta. “Kasus 2 M itu bagi kami seperti kami dikerjai, sudah kami sampaikan beberapa hal, kasus itu kan melibatkan Presiden, Pak Jokowi terlibat, beliau yang mengundur waktu, kami hanya difasilitasi mengumpulkan massa,” kata Dahnil kepada sejumlah awak media termasuk Slamet Lestioro dari NET.

Dahnil beralasan perkemahan Pemuda Islam Indonesia 2017 merupakan bentuk dukungannya terhadap Presiden Joko Widodo agar tidak lagi dituduh anti Islam. “Kalau pihak polisi mempermasalahkan kegiatan yang diinisiasi Kemenpora dan Presiden  untuk kepentingan Presiden, saya pikir pihak kepolisian sedang menghina Presiden, saat itu kami sedang membantu Pak Presiden, biar enggak dituduh anti Islam,” tandas Koordinator Juru Bicara Tim Kampanye Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 ini. “Kalau niat baik kami dikhianati bahkan dikriminalisasi, berarti kepolisian sedang  menghina presiden,” lanjutnya.

ANGGY PASARIBU | HAFIED RANGGA | SLAMET LESTIORO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments