hero
(ANTARA FOTO)

EDITOR : ALBERT WILLIANCOEN

29 Oktober 2018, 16:58 WIB

BALI, INDONESIA

Terkait musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta - Pangkal Pinang yang hilang kontak pada Senin pagi, 29 Oktober 2018 sekitar pukul 06.33 WIB dan ditemukan jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo telah mengintruksikan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) beserta TNI dan Polri untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan kepada korban. Laporan terkait musibah jatuhnya pesawat tujuan Pangkal Pinang ini diterima Presiden dari Menteri Perhubungan. 

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan keterangan pers terkait kecelakaan pesawat Lion Air JT610 di Nusa Dua, Bali, Senin (29/10/2018). Presiden telah memerintahkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi melakukan penyelidikan atas musibah yang terjadi di Tanjung Karawang, Jawa Barat tersebut. (ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga)

"Kita lakukan upaya terbaik untuk menemukan dan menyelamatkan korban dan saya terus berdoa dan berharap korban bisa segera ditemukan," ujar Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Senin, 29 Oktober 2018.

Presiden Jokowi menambahkan bahwa ia memahami duka yang dirasakan oleh para keluarga korban, dan berharap keluarga dapat tenang menunggu tim SAR yang kini sedang bekerja keras di lokasi kejadian. Lebih lanjut dari rilis yang diterima redaksi NET dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, telah memerintahkan KNKT untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa ini dan segera menyampaikan hasil penyelidikannya secepat-cepatnya.

Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang berada di ruang kedatangan Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung (29/10/2018). (ANTARA FOTO/Yuli Savitri)

"Sekali lagi, kita masih fokus pada pencarian dan penyelamatan korban. Mohon doa dan dukungan semua," tandasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Gubernur Bali I Wayan Koster memberikan keterangan pes terkait jatuhnya pesawar Lion Air JT610 yang membawa total 188 orang di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin pagi, 29 Oktober 2018.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments