hero
(NET/Iqwan Sabba)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

24 Juli 2018, 17:10 WIB

JAWA BARAT, INDONESIA

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung menyegel pembongkaran bangunan bersejarah di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung. Penyegelan dipimpin langsung oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil, Senin sore. 

“Sudah masuk klasifikasi sebagai cagar budaya kemudian oleh pemiliknya dihancurkan dengan cara-cara yang melanggar aturan,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, kepada awak media yang berada di lokasi.

Rumah yang didisain oleh Ir. Sukarno di Jalan Gatot Subroto, Bandung. (NET/Iqwan Sabba)

Penyegelan ini dilakukan karena bangunan ini nyaris dirobohkan oleh pemiliknya guna renovasi. Padahal hampir seluruh sudut ruang rumah dirancang langsung Presiden Republik Indonesia pertama Ir. Sukarno. “Ini bangunan bersejarah karena didisain langsung oleh Presiden Sukarno sebagai bangunan kembar,” tukas Gubernur Jawa Barat terpilih ini.

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, terdapat beberapa pelanggaran dalam proses perbaikan pada bangunan tersebut, misalnya pembangunan dinding yang melebihi 1,5 meter. Saat pengecekan Emil juga menemukan beberapa ruangan di dalam bangunan sudah tidak utuh atau sudah dibongkar.

Walikota Bandung Ridwan Kamil memeriksa ruangan di dalam bangunan yang dibongkar. (NET/Iqwan Sabba)

“Pembongkaran atap dan lain sebagainya kita mengkhawatirkan banyak perusakan-perusakan, contohnya tegelnya bersejarah dari jaman belanda, oleh karena itu kita lakukan penyegelan dan akan melakukan pemanggilan,” kata Emil.

Menurut Emil renovasi bangunan bersejarah harus melalui konsultasi terlebih dulu dengan tim perumus cagar budaya. Emil mengkhawatirkan hilangnya nilai keaslian bangunan dan merencanakan pemanggilan terhadap pemilik rumah tersebut.

Jika terbukti sengaja mengubah bentuk bangunan bersejarah maka pemilik rumah bisa dikenai sanksi sesuai pasal-pasal dalam peraturan daerah (perda). Emil pun meminta pemilik rumah untuk memperbaiki dan mengembalikan bentuk bangunan seperti semula.

Walikota Bandung Ridwan Kamil berdialog dengan pemilik rumah. (NET/Iqwan Sabba)

Sementara itu, pemilik bangunan, Rico Harsadi menyatakan dirinya tidak ada niat untuk merusak bangunan cagar budaya tersebut. Pembongkaran ia lakukan dalam rangka renovasi bangunan untuk rumah tinggal dirinya.

"Kita cuma betulin saja, enggak ubah bentuk. Kita mau perbaiki, ini kan bangunan model lama, ada rayap. Cuma memang belum minta petunjuk," kata Rico.

IQWAN SABBA
 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments