hero
Ilustrasi buaya. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

28 Juni 2018, 15:39 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menduga buaya yang bikin geger warga ibu kota dalam sepekan terakhir merupakan hewan peliharaan yang lepas. Dia berjanji akan menyisir setiap rumah warga yang memiliki peliharaan hewan buas.

"Tim kami sedang periksa, akan kami lakukan screening ke rumah warga yang diduga memelihara binatang buas dan berbahaya," ujar Anies, Kamis, 28 Juni 2018. "Tidak semestinya pelihara di perumahan."

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukkan tanaman padi saat panen raya di areal pertanian Jalan Inspeksi BKT Timur, Cakung, Jakarta, Selasa (23/1). (ANTARA/Dhemas Reviyanto)

 

Anies mengatakan sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga pernah direpotkan adanya buaya di kali-kali yang ada di ibu kota. Setelah ditelusuri, buaya tersebut ternyata peliharan yang lepas.

"Kami sering kali membereskan hilirnya terkait binatang buas lainnya," ujar Anies. "Yang sekarang sudah kami cari posisinya (buaya) di mana."

Warga Jakarta dihebohkan penampakan buaya di dua kawasan. Pertama, di Dermaga Pondok Dayung Tanjung Priok, Jakarta Utara dan di Kali Grogol, Jakarta Barat.

Anggota Direktorat Polisi Air Baharkam (Ditpolair) Polri menggelar patroli di kawasan perairan Pantai Ancol, Jakarta, Minggu (17/6). (ANTARA/Dhemas Reviyanto)

 

Tiga buaya terlihat di Kali Grogol pada Rabu, 27 Juni 2018.  Sedangkan buaya sepanjang 2,5 meter muncul di Dermaga Pondok Dayung pada 14 Juni 2018.

Petugas gabungan berupaya mencari buaya itu dengan berbagai cara. Namun hingga kini, pencarian masih belum membuahkan hasil.

RENDIANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments