hero
(ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

14 Juni 2018, 14:05 WIB

SUMATERA SELATAN, INDONESIA

Insiden tenggelamnya kapal penumpang kembali terjadi. Kali ini, Kapal Motor Albet yang membawa 30 penumpang terhempas ombak di perairan Bangka Belitung. Insiden itu terjadi pada Rabu, 13 Juni 2018 pagi.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Junaidi, mengatakan speedboat itu berangkat dari pelabuhan Suka Damain, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan dengan tujuan Sungai Pasir, Ogan, Sumatera Selatan.

Nelayan yang ikut membantu mengevakuasi kecelakaan KM Albet di Perairan Bangka Belitung. (NET/Ardhiansyah)

 

"Dan mengalami pecah badan kapal bagian depan pada pukul 09.00 WIB," ujar Junaidi, dalam keterangannya yang diterima NET, Rabu, 14 Juni 2018. " Di sekitar Pulau Maspari akibat terjangan ombak setinggi dua meter."

Dalam insiden itu dua orang meninggal dunia. Kepala Kantor SAR Palembang Toto Mulyono mengatakan 27 orang lainnya selamat dan kini dilarikan ke rumah sakit di Sungai Pasir. 

Petugas kepolisian dan juga tim SAR telah mengevakuasi bangkai kapal yang karam di tengah laut.  Atas insiden tersebut, kepolisian mengimbau kepada setiap nahkoda untuk berhati-hati dalam berlayar.

Sejumlah nelayan ikut membantu mengevakuasi korban kecelakaan KM Albet. (NET/Ardhi)

 

Direktorat Jenderap Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dalam situs resminya rutin mengeluarkan maklumat pelayaran tentang cuaca. Musibah tenggelamnya kapal di perairan Bangka Belitung menambah daftar panjang kecelakaan kapal.

Di hari yang sama di Makassar, belasan orang tewas setelah Kapal Motor Arista jenis jolloro yang ditumpanginya tenggelam di Selat Makassar. Penyebab kecelakaan masih diselidiki kepolisian. Dugaan sementara, kapal itu kelebihan muatan.

ARDHIANSYAH NUGRAHA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments