hero

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

11 Juni 2018, 12:05 WIB

PROBOLINGGO, INDONESIA

Pernah menjadi narapidana bukan berati harus selalu menjalani hidup yang kelam. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menata hidup kembali dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Seperti yang dilakukan oleh seorang mantan narapidana terpidana mati asal Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Probolinggo, Jawa Tengah bernama Cung Roib ini.

Pria berusia 57 tahun ini sekarang telah sukses menjadi seorang guru ngaji dan memiliki puluhan santri. Roib sebelumnya tidak pernah menyangka akan memiliki masa hidup yang kelam.

Cung Roib. (NET.CJ/Puji Anugerah Leksono)

Awalnya adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo sejak tahun 1980. Namun pada tahun 2000, ia terjebak kasus narkoba berupa pengedaran ganja dan divonis hukum mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Probolinggo.

Beruntung nasib baik masih menghampiri Roib, ia mendapatkan grasi dari Presiden hingga mendapatkan hukuman seumur hidup. Lambat laun, hukumannya semakin berkurang menjadi 12 tahun.

Cung Roib. (NET.CJ/Puji Anugerah Leksono)

Kurang lebih selama 15 tahun, hidup Cung Roib hanya dihabiskan di balik jeruji besi. Mulai dari lapas Probolinggo, Malang, Madiun, hingga Nusa Kambangan pernah ia tempati. Mendapatkan pelajaran dan hikmah besar dari kasus tersebut, Cung Roib pun bersumpah kepada diri sendiri untuk berubah, mendekatkan diri kepada agama dan menjauhi narkoba.

"Kebebasan itu memang mahal sekali. Setelah apa yang saya alami 12 tahun, saya sadar bisa hidup di luar dan bersosialisasi dengan banyak orang lebih nikmat dibandingkan hanya berada di dalam kamar," ujar Cung Roib

Cung Roib. (NET.CJ/Puji Anugerah Leksono)

Ayah dari satu orang anak ini bertekad untuk tidak salah memilih jalan lagi. Ia pun memilih menjadi guru ngaji untuk anak-anak di sekitar lingkungan rumahnya.

Mengubah citra seorang mantan narapidana memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Namun berkat dukungan penuh dari seorang ulama, ia pun percaya diri untuk menjadi seorang guru ngaji.

Cung Roib berharap peristiwa kelam yang menimpa dirinya bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang dan tidak diikuti oleh siapapun. Dia ingin anak-anak dilingkungannya tidak salah bergaul dan harus merasakan dinginnya penjara.

NET.CJ PUJI ANUGERAH LEKSONO

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments