hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

7 Juni 2018, 18:30 WIB

BALI, INDONESIA

Keindahan alam Bali memang selalu menarik untuk disambangi. Bahkan tak jauh dari Denpasar, tepatnya 16 km dari pusat kota terdapat surga kecil tersebunyi, yakni air terjun Tegenungan di Desa Kemenung.Akses menuju lokasi air terjun ini cukup mudah. Kamu bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dan hanya membutuhkan waktu perjalanan selama 45 menit dari Kota Denpasar. Untuk masuk ke kawasan air terjun Tegenungan ini kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10.000 untuk tiket masuk.

Medan menuju air terjun ini sangat menantang, tapi menyenangkan. Segarkan mata! (NET/Andi)

Datang ke sini jangan lupa siapkan energi lebih karena untuk mencapai area utama air terjun parapengunjung harus lewati 144 anak tangga. Tapi jangan khawatir, di sepanjang jalan menuju ke bawah ada tempat-tempat khusus untuk berfoto dan sejenak melepaskan rasa lelah.

Air terjun kecil, gemericik sungai, dan hutan hujan tropis menjadi pengantar yang menyenangkan sebelum sampai ke air terjun utama. Butuh waktu sekitar 30 menit hingga akhirnya tiba di air terjun utama.

saat berenang, perhatikan ya garis merahnya, jangan nekat melanggarnya. (NET/Andi)

Air terjun Tegenungan ini adalah salah satu air terjun yang paling deras di Bali. Oleh karena itu, jika ingin berenang kamu harus memperhatikan peringatan-peringatan yang ada. Salah satunya adalah jangan berenang di antara garis merah yang terpasang karena sangat berbahaya.

Selain itu, di air terjun ini pengunjung juga dibolehkan untuk terjun dari puncak air terjun. Tapi bagi pengunjung yang ingin terjun harus didampingi oleh pemandu setempat untuk memastikan keamanan dan keselamatan ketika kamu terjun. Soalnya area terjun dipenuhi oleh bebatuan yang bisa membahayakan.Dengan ketinggian 15 meter, air terjun paling deras sepulau Bali ini memiliki panorama yang masih alami. Mata dan jiwa pun begitu dimanjakan di tempat ini.

Dari puncak tebing ini, kamu bosa nyobain terjun bebas. (NET/Andi)

Namun, untuk urusan memanjakan perut kamu harus bergeser sedikit ke lokasi lain, yakni restoran Bumbu Asli. Berada di dekat lokasi air terjun, restoran ini jadi tempat sempurna untuk mengisi perut sehabis lelah berjalan. Banyak menu yang bisa dipilih, seperti Balinese fish cake, sate khas Bali, dan dadar gulung.

Lelah mengeksplor air terjun, isi perut dulu dengan makanan khas Bali. (NET/ Andri)

Sesuai konsep kembali ke alam, restoran yang buka sejak tahun 2016 ini hanya menyajikan menu organik tanpa bumbu tambahan instan.

“Kita tidak pakai bumbu jadi. Kita tidak pakai msg dan pewarna. Kita semua by hand, potong sendiri. Daging juga kita beli yang segar. Itu yang kita andalkan. Jadi, tamu-tamunya ke sini makan-makanan yang organik,” ujar Putu Sudiastawa, Chef Bumbu Asli.

Sambil makan, pemandangan indah air terjun bisa kamu nikmatin. (NET/Andi)

Letaknya yang strategis membuat para pengunjung restoran bisa menikmati menu yang sehat sambil menikmati pemandangan air terjun yang alami. Pengalaman unik ini tentunya membuat para wisatawan begitu terkesan.Harga menu makanan yang berkisar antara Rp 35.000 hingga Rp 80.000 setara dengan kualitas makanan serta pemandangan sekitar yang luar biasa.

GITA NATALIA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments