hero
(NET/Christo Liliefna)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

22 Mei 2018, 07:30 WIB

PAPUA BARAT, INDONESIA

Damai dalam perbedaan, itulah gambaran harmonisnya kehidupan umat beragama di Kota Sorong, Papua Barat. Umat Islam dan Kristen hidup selaras berdampingan disini. Tak sebatas wacana semata, menjaga toleransi pun dilakukan dengan beragam cara. 

Misalnya di Masjid Al-Falah, masjid tertua di Kota Sorong, jemaat Gereja Sion Klabala secara sukarela bergantian melakukan pengamanan saat sholat tarawih. Pengamanan ini bahkan akan dilaksanakan selama bulan Ramadhan.

“Lewat kegiatan ini kami mengharapkan supaya selalu terbangun kebersamaan, tercipta kedamaian dan keamanan karena kedamaian itu indah,” ujar Alfrits Tumuyu, salah seorang jemaat GKI Sion Klabala. 

Umat Kristen menjaga sholat tarawih di Masjid Raya Al-Akbar, Kota Sorong, Papua Barat. (NET/Christo Liliefna)

Pengamanan umat Kristen saat umat Islam menjalankan ibadah ini merupakan potret menggembirakan untuk menggambarkan tenggang rasa yang terjalin lama di Papua Barat. Tak hanya jemaat gereja, anggota Manguni Indonesia, sebuah ormas asal Manado, Sulawesi Utara, juga turut serta dalam kegiatan ini. Mereka ikut menjaga keamanan dan kelancaran ibadah umat Islam selama bulan puasa.

 “Kita melakukan hal seperti ini karena rasa toleransi kami dari khususnya kami ormas Manguni Indonesia yang notabene kami sebagian besar beragama Nasrani,” tukas Ketua DPD Manguni Indonesia Kota Sorong, Rofil Karundeng. 

Suasana sholat tarawih di dalam Masjid Al-Falah, Kota Sorong, Papua Barat. (NET/Christo Liliefna)

Terjaganya keharmonisan umat beragama memang membutuhkan upaya ekstra. Seluruh elemen masyarakat punya andil yang besar untuk mewujudkan situasi ini. Niat baik umat Kristen ini mendapatkan apresiasi tinggi dari tokoh muslim Sorong.

 “Terimakasih kepada bapak-bapak yang non-muslim membantu kami untuk menjaga keamanan sehingga Alhamdulilah dalam hal ini sembahyang, tarawih, dan lain-lain, semua berjalan dengan baik tanpa halangan,” kata Imam Masjid Al-Falah Kota Sorong, Abdulrahim Kastela. 

Posko Kerjasama Lintas Agama di Kota Sorong. (NET/Christo Liliefna)

Warga muslim Sorong pun mensyukuri harmoni ini. “Kami sangat mengharapkan untuk  dilanjutkan pada pelaksanaan-pelaksanaan hari-hari besar keagamaan baik dari Islam maupun dari saudara-saudara kami Kristiani,” ujar Achmad, salah seorang warga muslim di Sorong.

CHRISTO LILIEFNA 

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments