hero
(NET)

EDITOR : REZA ADITYA

18 Mei 2018, 13:30 WIB

INDONESIA

Jaksa menuntut terdakwa kasus bom Thamrin, Aman Abdurrahman alias Oman Rochman, hukuman mati. Aman diyakini sebagai inisiator teror bom Thamrin dan rangkaian serangan yang ada di Indonesia dalam sembilan tahun terakhir.

"Menuntut majelis hakim untuk menjatuhkan pidana mati kepada terdakwa," kata jaksa Anita Dewayani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat, 18 Mei 2018."

Polisi berjaga di sidang tuntutan Aman Abdurrahman. (NET)



BACA JUGA:
Begini Ketatnya Suasana Sidang Tuntutan Aman Abdurrahman

Selain bom Thamrin, jaksa juga membeberkan sejumlah aksi teror yang digagas Aman. Di antaranya adalah pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene di Samarinda pada tahun 2016, Bom Kampung Melayu pada tahun 2017.

Serta dua penembakan polisi di Medan dan Bima pada tahun 2017. 
Jaksa juga meyakini Aman menyebarkan paham radikal dalam kurun waktu delapan tahun di sejumlah daerah.

Daerah yang telah terpapar dakwah radikalnya antara lain Jakarta, Surabaya, Lamongan, Balikpapan, Samarinda, Medan, Bima dan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan Cilacap.

Terdakwa kasus dugaan teror bom Thamrin Aman Abdurrahman alias Oman Rochman (tengah) usai menjalani sidang  tuntutan. (ANTARA/Galih)

 

Aman mulai terlibat kegiatan teroris dalam kasus bom di Cimanggis, Depok, tahun 2004. Pada saat itu dia diduga sedang berlatih merakit bom di rumahnya sendiri.

Pada tahun 2005, Aman divonis bersalah dan harus mendekam di dalam penjara atas kasus bom Cimanggis itu. Di tahun 2010, dia menghirup udara bebas. Namun tak lama setelah bebas, dia ditangkap lagi atas tudingan membiayai pelatihan teroris.

Aman divonis 9 tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan. Selama di dalam penjara, jaksa meyakini Aman mulai mengkoordinir gerakannya bersama JAD dari balik jeruji.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments