hero
(ANTARA FOTO/REUTERS/Lai Seng Sin)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

11 Mei 2018, 17:50 WIB

MALAYSIA

Kemenangan Mahathir Mohammad terhadap petahana Najib Razak dalam pemilu Malaysia 2018 menorehkan sejarah bagi rakyat Malaysia. Pasalnya, setelah 60 tahun, oposisi berhasil menumbangkan koalisi Barisan Nasional untuk pertama kalinya sejak kemerdekaan Malaysia pada tahun 1957. 

Tak hanya itu, politisi senior yang dijuluki The Little Soekarno karena keberaniannya menentang negara barat ini juga mencetak sejarah di perpolitikan dunia. Mahathir menjadi pemimpin terpilih dan perdana menteri tertua di dunia dengan umur 92 tahun. 

Mahathir Mohamad diambil sumpahnya sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-7 oleh Sultan Muhammad V di istana di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis 10 Mei 2018. (ANTARA FOTO/Bernama/Rosli Awang via REUTERS)

Meski sempat diragukan mampu mengalahkan incumbent, namun pada akhirnya Pakatan Harapan berhasil mengalahkan Barisan Nasional. Aliansi gabungan oposisi Pakatan Harapan dan satu partai di Negara bagian Sabah meraih 115 kursi parlemen, dari 222 kursi yang diperebutkan. Dengan demikian ‘Soekarno kecil’ kembali menjadi perdana menteri yang kedua kalinya setelah pernah menjabat Perdana Menteri Malaysia pada periode 16 Juli 1981 hingga 31 Oktober 2003.

Pada konferensi pers setelah dilantik pada Jumat, 11 Mei 2018, Mahathir berjanji akan menstabilkan ekonomi di tengah meruaknya skandal korupsi Najib Razak pada program 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Najib diduga mentransfer dana pembangunan strategis milik pemerintah ke rekening pribadinya sekitar 2.67 miliar ringgit Malaysia.

“Kami percaya bahwa kami bisa mendapatkan kembali sebagian besar uang 1MBD. Kita harus meningkatkan kepercayaan investor,” ujar Mahathir seperti yang dilansir dari Reuters pada Jumat, 5 Mei 2018.

Perdana Menteri Malaysia yang akan turun dari jabatannya Najib Razak di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis 10 Mei 2018. (ANTARA FOTO/REUTERS/Athit Perawongmetha)

Turunnya Mahathir ke pemilu Malaysia 2018 mengejutkan banyak orang. Pasalnya, Mahathir menyeberang dari koalisi yang membesarkan namanya. Mahathir mengaku malu dengan tuduhan korupsi kepada pemerintah yang dinahkodai oleh PM Najib Razak. Kemudian, Mahathir meninggalkan Barisan Nasional dan bergabung dengan kubu oposisi Pakatan Harapan. Di usia senja, Mahathir rela turun gunung untuk menantang Najib Razak yang juga mantan anak didiknya. 

"Saya pikir ini adalah pekerjaan yang harus saya lakukan. Saya tidak bisa menerima negara ini dihancurkan oleh orang egois yang hanya memikirkan dirinya sendiri, ujar Mahathir dalam sebuah wawancara dengan CNN , Senin, 8 Januari 2018. “Orang-orang yang telah mencuri uang," tambahnya. 

Papan iklan kampanye Najib Razak dan partainya Barisan Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin 7 Mei 2018. (ANTARA FOTO/REUTERS/Athit Perawongmetha)

Dalam janji kampanyenya, jika terpilih Mahathir berjanji akan mengundurkan diri dan melimpahkan jabatan ke Anwar Ibrahim, tokoh oposisi utama yang dipenjara. ‘Reuni’ antara Mahathir Muhammad dan Anwar Ibrahim ini merupakan langkah oposisi demi mengalahkan Barisan Nasional. 

Anwar Ibrahim merupakan wakil perdana menteri tatkala Mahathir menjabat tahun 1993-1998.  Namun Awar dijebloskan ke dalam jeruji besi dengan tuduhan sodomi. Anwar menjalani masa hukumannya sejak awal tahun 2015 dengan vonis 5 tahun penjara. Namun kalangan oposisi pendukung Anwar meyakini kasus sodomi yang menjeratnya kental muatan politis.

Bendera koalisi Malaysia berkuasa Front Nasional di Putrajaya, Malaysia, Kamis 5 April 2018. (ANTARA FOTO/REUTERS/Lai Seng Sin)

Kini setelah dilantik, Mahathir mengupayakan pengampunan bagi Anwar Ibrahim kepada Raja Malaysia. Mahathir mengklaim Raja Malaysia bersedia mengampuni Anwar Ibrahim. Dengan begitu, langkah Anwar Ibrahim untuk kembali ke jalur politik dan menggantikan Mahathir semakin terbuka. 

“Ini merupakan pengampunan penuh, yang tentu saja berarti bahwa ia tidak hanya harus diampuni, melainkan juga harus segera dibebaskan. Setelahnya, ia akan bebas untuk berpartisipasi penuh dalam politik,” kata Mahathir seperti yang dilansir BBC pada Jumat, 11 Mei 2018.

BBC | CNN | REUTERS

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments