EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

13 Maret 2018, 20:14 WIB

RIAU, INDONESIA

Harimau Sumatera berkeliaran dan mencekam warga Indragiri Hilir, Riau. Dalam sebuah video amatir yang direkam oleh petugas, terlihat harimau berkeliaran di sekitar perkebunan kelapa sawit pada 8 Maret 2018. 

Harimau inilah yang menyerang seorang pekerja perkebunan kelapa sawit pada 6 Januari 2018 lalu. Korban bertambah, seorang warga kembali menjadi korban terkaman si raja rimba Sumatera pada 10 Maret 2018. 

Tim gabungan penyelamatan harimau Sumatera kini masih terus mencari harimau yang tewaskan dua warga itu. Tim ini terdiri dari petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, TNI, Polri, dan WWF, serta masyarakat. 

Petugas gabungan penyelamatan harimau Sumatera. (NET/Oki Sulistio)

Guna mempercepat pencarian, petugas BBKSDA Riau kini menambah empat orang tim medis penembak bius dari Batam, Kepulauan Riau, dan Sumatera Utara. Selain itu, petugas juga telah memasang delapan jebakan dan umpan di jalur yang kerap dilalui harimau tersebut. 

“Setiap posisi memang sudah kita kaji, kita analisa, di situlah daerah yang sering dikunjungi harimau Sumatera,” kata Mulyo Hutomo, Ketua Tim Penyelamat Harimau Sumatera dari KSDA Riau.

Petugas memasang perangkap untuk menangkap harimau Sumatera. (NET/Oki Sulistio)

Konflik harimau dan manusia disebabkan rusaknya habitat harimau akibat peralihan hutan menjadi perkebunan. Harimau Sumatera memasuki perkampungan untuk mencari makan. 

Tim gabungan berharap masyarakat dapat mempercayai petugas dalam upaya penyelamatan harimau tersebut. Warga dihimbau tidak main hakim sendiri terhadap satwa yang terancam punah ini.

OKI SULISTIO 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments