hero
(ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

2 Februari 2018, 18:40 WIB

INDONESIA

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai tersangka. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan Zumi disangka melakukan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji.

"Terkait proyek di Provinsi Jambi dan penerima lainnya dalam kurun waktu jabatannya sebagai gubernur periode 2016-2021," kata Basaria, saat memberikan keterangan, Jumat, 2 Februari 2018. "Nilanya sejumlah Rp 6 miliar."

Gubernur Jambi Zumi Zola menunggu untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK pada 5 Januari 2018. (ANTARA)

 

BACA JUGA:

Selain Zumi, Komisi juga menjerat tersangka Kabid Binamarga Dinas PUPR Jambi Arfan. Basaria mengatakan Arfan sebagai pejabat pembuat komitmen diduga terima hadiah terkait proyek di institusinya kurun waktu tahun 2014-2017.

"Keduanya disangka melanggar Pasal 12B atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana," ujar Basaria.

Basaria juga mengatakan dalam kasus ini, Komisi menyita dokumen dan duit dalam pecahan Rupiah serta Dollar Amerika saat menggeledah rumah dinas dan vila Zumi Zola beberapa waktu lalu. Namun nilai uangnya Basaria belum dapat merinci.

"Komisi juga telah mencegah bepergian ke luar negeri terhadap tersangka Zumi Zola," ujar Basaria. "Pencegahan selama enam bulan ke depan sejak 25 Januari 2018."

Gubernur Jambi Zumi Zola. (NET)

 

Kasus yang menjerat Zumi merupakan pengembangan dari hasil operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi pada November 2017. Pada saat itu, KPK menangkap empat orang yang diyakini sedang melakukan transaksi suap.

Mereka yang dicokok adalah anggota DPRD Jambi Supriyono; Plt Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik; Plt Kadis PUPR Jambi Arfan; dan Asisten III Bidang Administrasi ata‎u bagian umum Pemprov Jambi, Saifudin. 

Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK menemukan duit senilai Rp 4,7 miliar. Duit itu diyakini akan diberikan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk memuluskan proses pengesahan APBD. 

MAYFREE SYARI

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments