hero

EDITOR : AULIA RAHMAT

17 Desember 2017, 12:05 WIB

CINA

Berkembangnya sistem pembayaran digital semakin memudahkan kehidupan. Hal ini juga berlaku bagi pengemis di Cina. Selain uang fisik, kini mereka juga menerima sumbangan dalam bentuk digital. 

Kemanapun pergi, pengemis selalu membawa secarik kertas berkode QR. Ini digunakan untuk memindai segala transaksi pembayaran melalui WeChat dan Alipay, dua penyedia sistem pembayaran digital yang paling banyak digunakan masyarakat Cina.

Penggunaan uang digital di Cina telah menyebar begitu cepat. Hal ini disebabkan semakin terjangkaunya harga ponsel pintar. Hampir seluruh pusat perbelanjaan di Cina menggunakan fasilitas ini.  Uang digital juga digunakan secara luas di pelosok-pelosok pedesaan yang sudah terjangkau jaringan internet.

Dilansir dari odditycentral.com, Rabu (13/12/2017), pengemis hi-tech di China ini sering ditemui di kota Jinan yang terletak di Provinsi Shandong. Salah satu pengemis yang menarik perhatian media adalah lelaki yang duduk di pinggir jalan dengan menggunakan jaket berwarna biru.

Pengemis yang dilaporkan memiliki gangguan mental tersebut mencoba untuk menarik sumbangan dari orang-orang yang ia lewati dengan menggunakan QR code yang ia cetak dan dipajang pada sebuah kertas.

Meski demikian, menurut perusahaan pemasaran digital China Channel, QR Code yang digunakan oleh pengemis ternyata tidak hanya ditujukan untuk menerima sumbangan. Menurut firma tersebut, pengemis ini justru 'dimanfaatkan' oleh perusahaan penerbit QR Code.

Perusahaan penerbit akan memanfaatkan data-data pengguna yang memindai QR Code sang pengemis. Nantinya data tersebut kemudian dijual untuk pemasar dengan harga cukup tinggi untuk dijadikan target pemasangan iklan.

Lewat cara ini, pengemis juga bisa mendapat komisi cukup besar. Setiap kali sukses mendapat satu pengunjung yang menempelkan QR Code, pengemis akan dibayar sebanyak 0,7 hingga 1,5 yuan. Rata-rata dalam seminggu mereka bisa mengumpulkan 4.536 yuan atau Rp 9,07 juta. Lebih besar dibanding penghasilan minimum pekerja China.

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments