hero
Setya Novanto. (ANTARA/Aprillio Akbar)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

6 Desember 2017, 14:55 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan berkas kasus tersangka kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya Novanto telah lengkap. Selanjutnya, berkas akan dilimpahkan dari tahap penyidikan ke penuntutan.

Setelah KPK merampungkan berkas Novanto, sejumlah pengacara Ketua DPR itu mendatangi gedung KPK, Rabu, 6 Desember 2017. Pengacara Novanto yang terlihat adalah Otto Hasibuan, Firman Wijaya, Fredrich Yunadi dan Maqdir Ismail.

Tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (kedua kanan) seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 6 Desember 2017. (ANTARA/Aprillio Akbar)

Otto Hasibuan mengatakan, berkas perkara yang sudah lengkap akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum KPK. Jaksa, lanjut Otto, masih akan menentukan apakah langsung melimpahkan ke pengadilan atau tidak.

Menurut Otto, hingga saat ini pelimpahan berkas belum sampai ke pengadilan. Terkait praperadilan Novanto yang masih berjalan, Otto mengatakan, dari pengalamannya jika sudah sampai pengadilan, praperadilan bisa saja gugur jika pembacaan dakwaan sudah dilakukan.

"Kalau nanti sudah dilimpahkan ke pengadilan dan sudah dibacakan dakwaan, menurut pengalaman itu (praperadilan) dianggap gugur oleh pengadilan," kata Otto.

Pengacara Novanto, Otto Hasibuan. (NET/Alma Silva)

Namun, lanjut Otto, segala sesuatu masih mungkin terjadi. "Tentu masing-masing bisa berbeda ya, tergantung bagaiman keputusan hakimnya. Segala sesuatu masih bisa terjadi," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan berkas untuk perkara untuk Novanto telah lengkap atau P21. Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP pada 10 November 2017 lalu. Ini adalah penetapan tersangka kedua.

Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka KPK sejak 10 November 2017 lalu. (ANTARA/Adam Bariq)

Pada penetapan tersangka pertama, Novanto mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hakim tunggal Cepi Iskandar pada 29 September 2017 mengabulkan gugatan Novanto. Ketua Umum Partai Golkar itu melenggang bebas lepas dari jeratan tersangka. 

TITIN MUFTI JAKFAR

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments