Foto lautan sampah ini diambil oleh Caroline Power, fotografer asal Honduras di perairan Roatan, sebelah utara lepas pantai Honduras yang berbatasan langsung dengan wilayah Guatemala.

Foto tersebut viral di media sosial setelah sang pemilik menggunggahnya pada Sabtu, 16 Oktober 2017. Caroline yang awalnya berniat menyelam harus mengurungkan rencananya karena saking banyaknya sampah.

Di wilayah yang masih masuk ke dalam Laut Karibia itu berserakan sampah-sampah plastik sisa rumah tangga seperti botol, sendok, garpu, dan piring plastik. Saking padatnya, sampah-sampah itu menutupi sinar matahari yang seharusnya bisa masuk menembus permukaan air.

Sampah diduga berasal dari Guatemala yang saat ini sedang mengalami musim penghujan. Sampah dari permukiman penduduk dibawa air melalui sungai dan anak-anak sungai yang bermuara di salah satu objek wisata kelas dunia tersebut.

John Hourston, aktivis dari Blue Planet Society terheran-heran melihat sampah yang menumpuk. Orang yang aktif mengampanyekan kebersihan Laut Karibia itu mengatakan: tumpukan sampah plastik ini adalah yang terburuk dari yang pernah dilihatnya. 

Ia khawatir sampah ini hancur menjadi partikel-partikel kecil. Sekali dimakan oleh plankton, ia akan masuk ke dalam rantai makanan yang selanjutnya  akan meracuni banyak orang.

"90 persen burung laut menelan sampah-sampah tersebut. Selain itu banyak penyu atau paus yang mengira sampah plastik adalah makanan mereka," kata John Hourston.

DAILY MAIL | FACEBOOK

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments