hero
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (ANTARA/Wahyu Putro A)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

12 Oktober 2017, 18:20 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Polisi masih mendalami kasus penembakan sesama anggota Brimob di Blora. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, motif penembakan karena masalah internal.

"Untuk sementara motifnya adalah pribadi, stres karena masalah utang," kata Tito saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 12 Oktober 2017.

Kapolri Jendral Tito Karnavian saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR, Rabu, 12 Oktober 2017. (ANTARA/Wahyu Putro A)

Tito menjelaskan kepada anggota dewan mengenai senjata api yang digunakan saat kejadian. Menurutnya, teknis peminjaman melalui tata cara dan peraturan yang ketat dalam internal kepolisian.

"Peminjaman dan pemindahan senjata api oleh anggota diatur dalam undang-undang. Ada peraturan Kapolri yang mengatur penggunaan senjata api," ujar Tito.

"Tata cara peminjaman melalui tes psikologi dan lain-lain sangat ketat sekali. Ini sesuai dengan prinsip dalam negeri maupun prinsip internasional," sambungnya.

Lokasi penembakan sesama anggota Brimob Polri di Blora. (NET/Yusuf Hanggara)

Tito menyatakan, kasus di Blora masih dalam penanganan. Menurutnya setiap penembakan yang terjadi harus dipertanggungjawabkan dengan adanya laporan.

BACA JUGA:
Begini Kronologi Penembakan Anggota Brimob di Jawa Tengah

Tito akan memberi sanksi kepada atasan anggotanya itu jika terjadi kelalaian. "Kalau ada kami temukan pelanggaran dalam tata cara peminjaman senpi, penggunaan termasuk pemindahan dan pengawasan oleh pimpinan yang bersangkutan, kami memiliki sanksi yang cukup keras di lingkungan Polri," pungkas Tito.

DILLA HANTIKA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments