hero
Peluru karet yang mengenai punggung Arialdi. (NET)

EDITOR : REZA ADITYA

7 Oktober 2017, 15:25 WIB

MAKASSAR, INDONESIA

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani membantah institusinya menembak mahasiswa Universitas Bosowa tanpa alasan jelas. Menurut Dicky, tembakan peringatan itu dikeluarkan untuk membubarkan balapan liar.

"Jadi polisi menuju tempat kejadian perkara, melihat ratusan motor sedang melakukan aksi balapan liar," kata Dicky, Sabtu, 7 Oktober 2017. "Namun massa tidak bubar dan lakukan perlawanan. Mungkin dalam kegiatan itu ada yang menjadi korban."

Kadiv Humas Polda Sulsel Kombes Dikcy Sondani. (NET)

 

Insiden itu terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar pada Jumat dinihari kemarin. Menurut Dicky,  institusinya mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Jalan Urip Sumoharjo banyak aksi balapan liar yang meresahkan.

Tim kemudian berupaya membubarkan balapan liar itu. Namun yang terjadi adalah kericuhan. Polisi kemudian langsung mengeluarkan gas air mata dan menembakkan peluru karet untuk  mendinginkan suasana.

Diduga peluru karet itu mengenai punggung sebelah kiri Arialdi Kamal, mahasiswa Universitas Bosowa yang saat itu sedang melintas di jalanan sekitar.

Peluru karet yang mengenai punggung Arialdi. (NET)

 

Arialdi sebelumnya mengaku ditembak polisi tanpa alasan yang jelas. Peristiwa penembakan menurut pemuda berusia 23 tahun itu terjadi usai dia belajar untuk mencari bahan skripsi pada Jumat dinihari.

Saat hendak pulang ke asrama, Arialdi yang dibonceng temannya dengan sepeda motor itu melintasi Jalan Urip Sumoharjo.  Kemudian dia dan temannya yang bernama Nur Parawansyah melintasi Jalan Sunu.

Ketika sedang berada di Jalan Sunu, kata Arialdi,  gerombolan polisi mencegatnya. Aparat penegak hukum berseragam itu tiba-tiba memukul kepala Nur dengan bambu.

Nur yang saat itu mengemudikan motor secara refleks menancap gas dan berupaya melarikan diri dari serangan aparat. Namun apa daya, menurut Arialdi, polisi melepas tembakannya dan mengenai punggungnya.

NASRUDDIN ZAELANY

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments