hero
(nobelprize.org)

EDITOR : REZA ADITYA

7 Oktober 2017, 06:00 WIB

INDONESIA

Akademi Swedia menahbiskan Kazuo Ishiguro sebagai peraih Nobel Sastra tahun ini. Novel Kazuo dianggap Akademi fenomenal dan mendobrak kesusastraan kontemporer.

Sepak terjang Kazuo sebagai seorang sastrawan tak melulu dilaluinya secara mulus. NET.Z merangkum perjalanan hidup sang empu hingga berhasil menyabet pemenang gelar paling bergengsi di dunia itu.

Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra tahun 2017. (REUTERS/Toby Melville​)



BACA JUGA:
Kazuo Ishiguro, Peraih Nobel Sastra Tahun Ini

1. Lahir di Jepang
Kazuo lahir di Nagasaki, Jepang pada 8 November 1954. Di usianya yang kelima, Kazuo beserta keluarga pindah ke Inggris. Dia menetap lama di Negeri Raja.

Pada tahun 1982, dia memutuskan pindah menjadi warga negara Inggris. Kazuo merupakan lulusan Sastra Inggris dan Filsafat Universitas Kent. 

Dia melanjutkan pendidikan S2 nya di Universitas East Anglia. Sejak kuliah, bakatnya menulis fiksi sudah terlihat. Kazuo kemudian menekuni profesinya sebagai sastrawan.

Kazuo Ishiguro peraih Nobel Sastra tahun ini. (THE GUARDIAN)

 

2. Sederet penghargaan Kazuo Ishiguro
Pada tahun 1982, Kazuo mendapat penghargaan Winifred Holtby Memorial Prize  dari Royal Society of Literature atas novelnya yang berjudul A Pale Views of the Hills.

Di tahun 1983, dia dinobatkan sebagai penulis muda terbaik di Britania Raya. Setelah itu, karier dan pencapain Kazuo terus meningkat. Tahun 1986, Kazuo meraih Booker Prize untuk noveknya yang berjudul The Remains of the Day.

Pada tahun 1995, dia mendapat penghargaan The Most Excellent Order of the British Empire. Kemudian pada tahun 1998, Kazuio meraih medali Chevalier de l'Ordre des Arts et des Lettres.

Majalah Time pada tahun 2005 menobatkan karya Kazuo yang berjudul Never Let Me Go sebagai 100 novel berbahasa Inggris terbaik sejak majalah itu terbit pada tahun 1923.

Surat kabar The Times pada tahun 2008 juga memilih Kazuo sebagai satu dari 50 sastrawan terbaik Inggris yang pernah ada sejak tahun 1945.

3. Karya-karya Kazuo
Sepanjang hidupnya, Kazuo telah menulis tujuh novel, empat skenario untuk film, enam cerita fiksi pendek, dan dua lirik lagu. Semua karyanya itu mendapat apresiasi positif.

Novel Never Let Me Go karya Kazuo Ishiguro

 

Novel karangan Kazuo:
A Pale View of Hills (1982)
An Artist of the Floating World (1986)
The Remains of the Day (1989)
The Unconsoled (1995)
When We Were Orphans (2000)
Never Let Me Go (2005)
The Buried Giant (2015)

4. Pekerja Sosial
Sebelum karyanya meledak, Kazuo ternyata pernah menjadi pekerja sosial di London. Pekerjaannya itu untuk menambah penghasilan selagi dia kuliah.

Kazuo mengatakan dalam wawancaranya dengan Reuters, Jumat, 6 Oktober 2017, saat ini juga dia masih berprofesi sebagai pekerja sosial. Namun, dalam konteks memberikan pencerahan dan berguna untuk perdamaian dunia.

THE GUARDIAN | THE TELEGRAPH | CHELZEA VERHOEVEN

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments