hero
(AP)

EDITOR : REZA ADITYA

12 September 2017, 10:30 WIB

MYANMAR

Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama meminta umat Buddha yang ada di Myamar melindungi orang Rohingya. Dalai mengatakan persekusi yang dialami penduduk Rohingya membuatnya sangat sedih.

"Saya pikir dengan keadaan yang seperti itu di Myanmar, umat Buddha pasti akan membantu orang-orang muslim yang mengalami penindasan," kata Dalai Lama, seperti dilansir Independent, Senin, 11 September 2017 waktu setempat.

Pengungsi Rohingya di Bangladesh setelah menyeberang Teluk Benggala. (REUTERS/Danish Siddiqui)

Dalai juga mengaku sudah membawa pesan kepada Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi untuk menghentikan kekerasan terhadap orang Rohingya. Dia berharap Suu Kyi segera mencari formula mengakhiri intimidasi terhadap minoritas.

Tokoh agama terkemuka yang memiliki nama asli Tenzin Gyatso itu juga mengimbau kepada tentara Myanmar yang mempersekusi Rohingya. Tentara, kata Dalai, harusnya mengingat ajaran Buddha. 

Dalam ajaran Buddha, menurut Dalai, melarang segala bentuk intimidatif. "Saya merasa sangat sedih.  Mereka (Rohingya) harus dibantu."

Orang Rohingya memanjat tebing di perbatasan Myanmar-Bangladesh. (REUTERS/Danish Siddiqui)

 

Sudah lebih dari dua pekan, sebanyak 300 ribu orang Rohingya mengungsi ke Bangladesh. Mereka menyelematkan diri dari bentuk perseskusi yang dilakukan tentara Myanmar.

Desa-desa yang dihuni Rohingya di negara bagian Rakhine dibakar. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut tindakan yang dilakukan militer negeri Tanah Emas adalah bentuk pembersihan etnis.

Pengungsi Rohingya menunggu perahu untuk menyebrang perbatasan melalui sungai Naf di Maungdaw, Myanmar. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

 

Persekusi diawali dari insiden pada akhir Agustus kemarin. Saat itu, kelompok militan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) menyerang 30 pos dan pangkalan militer di Maungdaw.

Militer Myanmar membalas serangan itu dengan membakar sejumlah desa yang dihuni Rohingya. Akibatnya ratusan ribu kelompok yang mayoritas pemeluk Islam itu mengungsi ke Bangladesh.

INDEPENDENT | CNN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments