hero
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (NET)

EDITOR : REZA ADITYA

24 Agustus 2017, 14:25 WIB

INDONESIA

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta maaf kepada masyarakat terkait penangkapan anak buahnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia prihatin nama baik lembaganya tercoreng akibat ulah bawahannya.

"Kementerian pada dasarnya komitmen pada upaya pemerintah dalam rangka melakukan pembersihan dari kegiatan korupsi," kata Budi di kantornya, Kamis, 24 Agustus 2017.

Ilustrasi KPK. (NET.Z)

 

Budi berterima kasih kepada Komisi yang telah menindak anak buahnya terkait kasus korupsi. Dia menyerahkan kasus tersebut kepada lembaga antirasuah.

Mantan Direktur PT Angkasa Pura II itu tak mau menjelaskan identitas anak buahnya yang dicokok KPK. "Karena sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari KPK, saya belum bisa menyampaikannya."

Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan institusinya menangkap seorang pejabat di Kementerian Perhubungan. Namun dia belaum mau mengungkap siapa penggede itu.

"Ada sejumlah duit yang diamankan, kami perlu waktu untuk menghitungnya," ujar Febri. "Pemeriksaan intensif sedang dilakukan."

Kantor Kementerian Perhubungan. (NET/Luther)

Informasi yang dipoleh NET, pejabat yang ditangkap Komisi adalah Direktur Jenderal Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono. 

Febri saat dikonfirmasi kembali emoh menjawab secara detail. "Sesuai KUHAP, ada waktu paling lambat 24 jam sebelum menentukan status (tersangka)," ujar dia.

MAYFREE SYARI |NABILLA PUTERI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments