hero
Jeremy Thomas membantah melakukan penipuan. (NET/Jeni Santika)

EDITOR : REZA ADITYA

12 Agustus 2017, 17:25 WIB

INDONESIA

Aktor Jeremy Thomas tak diterima ditetapkan sebagai tersangka dugaan penipuan pembelian sebuah vila di Bali. Jeremy membantah melakukan penipuan tersebut.

"Saya tegaskan, pemberitaan terhadap judul-judul di media kemarin tidak sesuai fakta," kata Jeremy, di Jakarta, Sabtu, 12 Agustus 2017. "Kami harus mengembalikan lagi sesuai dengan faktanya. Tapi kami hargai proses ini."

Jeremy Thomas menunjukkan bukti pembelian vila di Bali. (NET/Jeni Santika)



BACA JUGA:
Jeremy Thomas Tersangka, Ini Kasus yang Menjeratnya

Kuasa hukum Jeremy, Amin Zakaria, mengatakan kliennya itu justru sebagai korban penipuan dari rekannya sendiri, yaitu Alexander Patrick.  Alexander, kata Amin, membuat laporan palsu dan menuding Jeremy melakukan penipuan. 

"Transaksi keperdataan yang tidak ada unsur penipuan, karena Alexander harus dianggap mengerti benar tentang nilai kuitansi yang diterimanya," ujar Amin.  "Jadi apa yang diteken oleh Alexander sudah jelas dia menyadari apa isinya."

Jeremy Thomas menunjukkan bukti sah transaksi pembelian vila di Bali. (NET/Jeni Santika)

 

Dengan kata lain, saat proses jual beli vila di Bali, Alexander sudah paham dan dilibatkan dalam prosesnya. Amin justru heran Alexander malah melaporkan Jeremy atas dugaan kasus penipuan pembelian vila itu.

Menurut Amin, kasus sengketa jual beli vila itu juga pernah dilakukan gelar perkara oleh Badan Reserse Kriminal Polri pada tahun 2016 lalu. Pada saat itu, tidak ditemukan adanya tindak pidana dalam proses jual beli tersebut.

Jeremy Thomas dan kuasa hukumnya memberikan keterangan terkait kasus yang menjeratnya. (NET/Jeni Santika)

 

"Dan dikuatkan oleh Polda Bali per tanggal 12 Agustus 2016 melalui Surat Ketetapan Nomor STAP/29B/8/2016 tentang penghentian penyidikan," ujar Amin. "Karena bukan merupakan tindak pidana."

Itu artinya, ujar Amin, Alexander diduga membuat laporan palsu ke polisi atas kasus transaksi properti tersebut. Anehnya, masih menurut Amin, polisi malah menetapkan kliennya itu tersangka.

Amin juga heran karena Alexander  sudah divonis penjara 3 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Gianyar dalam kasus pembelian vila itu. Bahkan, kata Amin, pada Pengadilan Tinggi Denpasar pada tahun 2015 menambah hukuman Alexander jadi 4 tahun.

Jeremy Thomas menunjukkan surat penghentian penyidikan kasusnya. (NET/Jeni Santika)

 

Menurut Amin, mengacu pada dua vonis pengadil itu, maka seharusnya kasus transaksi vila antara Jeremy dan Alexander selesai. Musababnya, dalam kasus itu, justru Alexander yang dinyatakan bersalah.

Kasus penipuan yang menjerat Jeremy bermula pada tahun 2013. Saat itu,  Alexander merasa dibohongi oleh aktor kawakan tersebut dalam proses jual beli vila di Bali. 

Alexander mengaku mengalami kerugian Rp 16 miliar. Alexander yang merupakan warga negara Australia itu kemudian melaporkan perkara jual beli vila ke Kepolisian Daerah Bali pada Oktober 2014.

DARA AURORA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments