hero
Banner FPI. (NET)

EDITOR : TITO SIANIPAR

2 Juni 2017, 16:10 WIB

SUMATERA BARAT, INDONESIA

Front Pembela Islam Solok, Sumatera Barat buka suara soal pemberitaan persekusi terhadap dokter Fiera Lovita terkait statusnya di Facebook. FPI Solok menolak disebut mengintimidasi dan mengapresiasi kinerja polisi.

Ketua FPI Sumatera Barat Halbusra mengatakan postingan Fiera menyinggung masyarakat Sumatera Barat. "Kamis ormas-ormas Islam bukan FPI saja, banyak ormas-ormas Islam di Sumatra Barat lain," kata Halbusra, Jumat, 2 Juni 2017.

Menurut Halbusra, apa yang dilakukan FPI Solok adalah memfasilitasi pertemuan dengan pihak terkait, seperti rumah sakit tempat Fiera bekerja, dan polisi. "Kemudian diadakan mediasi dalam keadaaan tenang, aman, nyaman," kata dia.

Halbusra menolak FPI disebut mengintimidasi Fiera. "Media nasional mem-back up persoalan ini. Menggoreng persoalan ini seolah olah FPI Sumatera Barat mengitimidasi dokter Fiera," ujarnya.

Ketua FPI Sumatera Barat Halbusra. (NET/Rio)

Viralnya pemberitaan soal persekusi Fiera, lanjut Halbusra, punya tujuan tidak terpuji. Yakni, "Tidak lain dan tidak bukan untuk mengadu domba orang Sumatera Barat," pungkas dia.

Ketua FPI Solok Yonni Abu Zacky senada dan merasa tidak menghakimi atau mengintimidasi dokter Fiera dan menggeruduk kantor dan kediamannya. Yonni justru melihat polisi yang dituduh mengintimidasi Fiera. 

"Kenapa polisi yang dituduh mengintidimasi? Padahal beliau yang berjasa besar untuk menenangkan Kota Solok," kata Yonni beberapa waktu lalu. "Karena gerak cepat polisi akhirnya selesai," imbuh dia.

FPI Solok bersama aparat polisi dan TNI Solok. (NET/Rio)

Permintaan maaf dan Fiera yang sudah meninggalkan Solok, kata Yonni, sudah menyelesaikan masalah yang ada. "Pokoknya sudah selesai. Tidak ada masalah lagi," kata dia.

FPI, lanjut Yonni, berharap ketenangan bulan suci Ramadan bisa terjaga selama umat muslim melaksanakan ibadah puasa. "Kami pinginnya bagaimana Solok ini aman apalagi di bulan Ramadan," pungkasnya.

RIO MAI PUTRA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments