hero
Sejumlah pedagang kaki lima di kawasan Pasar Tanah Abang. (ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

17 Mei 2017, 13:00 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat gemas dengan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di luar kawasan Pasar Tanah Abang. Dia mengklaim terus berupaya menertibkan penjaja itu dengan berbagai cara.

"Saya sudah perintahkan kepada Satpol PP untuk datang lebih pagi dibandingkan mereka (pedagang) yang buka lapaknya," kata Djarot, Rabu, 17 Mei 2017. "Misalnya pedagang buka jam 07.00, Satpol PP harus datang jam 06.00 dijaga."

Sejumlah pedagang kaki lima di kawasan Pasar Tanah Abang. (ANTARA)

 

Djarot juga meminta kepada para PKL itu menghormati pedagang lain yang berada di dalam pasar. Menurut dia, penjaja jalanan itu tak bisa asal membuka lapak dan mengabaikan pedagang di dalam pasar.

Kawasan Pasar Tanah Abang kembali semrawut. Penyebabnya, sejumlah pedagang kaki lima seenaknya membuka lapak di Jalan Jatibaru Raya atau depan Stasiun Tanah Abang.

Akibatnya, ruas jalan sekitar menjadi macet. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerjukan petugas Satpol PP untuk menertibkan para PKL. Namun usai ditertibkan, mereka kembali menjajakan barang dagangannya dan menggangu ketertiban umum.

Sejumlah pedagang kaki lima di kawasan Pasar Tanah Abang. (ANTARA)

 

Jelang bulan Ramadan dan Lebaran seperti ini, PKL yang membuka lapaknya semaki banyak. Diakui Djarot sebagian besar dari mereka sebenarnya memiliki kios.

Namun para pedagang memanfaatkan momen jelang Ramadan dengan cara membuka lapak di pinggir jalan. Itulah sebabnya, pemerintah ibu kota mati-matian menertibkan mereka.

SIGIT WICAKSONO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments