hero
Iustrasi serangan siber. (HUFFPOST)

EDITOR : REZA ADITYA

16 Mei 2017, 10:05 WIB

INDONESIA

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan imbauan kepada korban peretasan virus Ransomware WannaCry tidak membayar uang tebusan. Sebagian korban virus itu adalah rumah sakit yang datanya dibobol.

"Karena belum ada pengalaman kalau bayar tebusan itu datanya bisa dibuka," kata Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komuikasi dan Informatika Noor Iza, di kantornya, Selasa, 16 Mei 2017.

Iza menilai motif peretas bukan sekadar mencari duit. "Saya rasa misinya bukan seperti itu, jadi kenyataanya di belahan dunia lain juga belum ada yang berhasil kalau bayar tebusan datanya kembali."

 

WannaCry yang menyerang. (MIRROR)

Akhir pekan kemarin, dua rumah sakit di Jakarta menjadi korban serangan WannaCry. Dua rumah sakit itu adalah RS Dharmais dan RS Harapan Kita.

Para peretas itu mengunci sistem komputer rumah sakit. Mereka juga membobol sistem entry data rawat inap pasien sehingga segala informasi digital tidak bisa dibuka.

Hacker bahkan meminta tebusan duit US$ 300 atau sekitar Rp 4 juta dan meminta dibayarkan dalam bentuk Bitcoin. Setelah duit dibayarkan, peretas menjamin semua data yang dibobol bisa kembali dibuka.

Informasi RS Dharmasi yang sempat diretas. (DHARMAIS.CO.ID)

 

Namun Iza melihat jika korban WannaCry membayar uang tebusan, aksi peretas bakal semakin menjadi-jadi. "Justru kalau dibayar tebusan, aktivitas mereka akan semakin meningkat," ujar Iza.

WannaCry tak hanya menyerang Indonesia. Hingga Jumat pekan kemarin, serangan siber juga menyandera 200 ribu komputer di 150 negara.

WannaCry awalnya dibuat sebagai senjata siber oleh Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA). Sistem itu dicuri oleh grup peretas bernama Shadow Broker pada April kemarin.

DILLA HANTIKA | BBC

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments