hero
Ilustrasi tahanan kabur

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

17 April 2017, 19:20 WIB

KOTA SURABAYA, INDONESIA

Tujuh tahanan Polsek Tambaksari, Surabaya, kabur setelah berhari-hari menggergaji besi di langit-langit atau plafon kamar mandi ruang tahanan. Satu-persatu melanjutkan pelarian dengan cara memanjat atap kamar mandi.

Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar membenarkan para tahanan melarikan diri melalui plafon kamar mandi. "Memang di atas plafon itu ada besi. Mereka gergaji dan melarikan diri lewat situ," kata Lily, Senin, 17 April 2017.

Atap kamar madi yang dijebol tahanan. (NET/Soni)

Lily menjelaskan kaburnya tahanan diketahui setelah petugas jaga Polsek Tambaksari melakukan pemeriksaan tahanan pada pukul 01.45, Senin dini hari. Ketujuh tahanan yang kabur berada di blok B.

"Tahanan dalam blok itu berjumlah 9 orang. Setelah diperiksa tinggal 2 orang," kata Lily.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Muhammad Iqbal, langsung membentuk empat tim untuk mengejar para tahanan. Tim tersebut di bawah pimpinan Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Porestabes Surabaya. Hasilnya, kurang dari enam jam sejak kabur, satu tahanan atas nama Ryan Dwi Saputra ditangkap. Ryan merupakan tahanan kasus narkoba.

"Satu orang itu merupakan inisiator kabur. R ditangkap di daerah Sukodono, Sidoarjo," jelas Iqbal.

Kapolrestabes Surabaya  Kombes Pol Muhammad Iqbal. (NET/Soni)

Tim pengejar, kata Iqbal, masih memburu enam tahanan lainnya yang diduga menyebar ke beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur. Mereka adalah Fadila Arfan, tersangka kasus penganiayaan; Jefry Margaputra, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan; Saiful Hag, tersangka kasus narkoba; Mochammad Shokib, tersangka kasus narkoba; Busi Sasmito; tersangka kasus pencurian dengan pemberatan; dan, Hadi Probowi, tersangka kasus narkoba.

6 tahanan Polsek Tambaksari yang masih kabur. (NET/Soni)

Polrestabes Surabaya masih mengembangkan penyelidikan dengan memeriksa tersangka yang telah ditangkap. Anggota Polsek Tambaksari yang bertanggung jawab atas kaburnya tahanan juga tengah diperiksa.

"Sedang kita selidiki. Apabila ada yang dilanggar dalam proses manajemen pengamanan tahanan oleh petugas, akan kami proses sesuai dengan SOP kepolisian," tutup Iqbal.

SONI MISDANANTO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments