hero

EDITOR : MATHILDA RINALDI

24 Maret 2017, 11:45 WIB

INDONESIA

Junk food, dalam bahasa Inggris, junk berarti sampah dan food adalah makanan.

Sesuai namanya, banyak hasil penelitian yang menunjukan kalau makanan ini memang seperti sampah alias enggak baik buat kesehatan. Walaupun rasa gurih dari junk food suka bikin nagih, sebaiknya kamu mengurangi konsumsinya.

Buat kamu yang masih ragu, lima fakta tentang junk food atau makanan siap saji ini bisa bikin kamu berpikir ulang untuk memakannya.

Junk Food Membasmi Ribuan Spesies Bakteri di Usus
Guys, memang gak semua bakteri itu buruk buat tubuh kita. Di dalam usus, justru ada banyak bakteri baik yang berperan untuk penyerapan nutrisi makanan, meningkatkan kekebalan tubuh dan menyeimbangkan mood kita.

Tapi semua manfaat ini bisa hilang kalau kita rajin memakan junk food. Tim Spector seorang professor Epidemiologi Genetik dari King’s College menguji lewat anaknya yang hanya makan junk food selama 10 hari. Hasilnya, ada 1400 spesies atau sekitar 40% dari total bakteri dalam usus yang tidak terdeteksi lagi.

Junk Food Bikin Depresi
Peneliti dari University of Las Palmas de Gran Canaria dan University of Granada menemukan fakta kalau orang yang sering makan junk food akan semakin mudah depresi.

Belum diketahui pasti korelasi antara makanan siap saji dengan mood seseorang. Hipotesa sementara, hal ini dipengaruhi sedikitnya kandungan asam lemak omega 3 dalam setiap jenis makanan siap saji. Selain itu juga karena berkurangnya bakteri dalam usus yang bisa memperbaiki mood.

Junk Food Bikin Kulit Rusak
Bahan yang serba instan dalam junk food berpotensi tersisa dalam tubuh kita, termasuk di lapisan kulit. Pada beberapa orang, ada yang menunjukkan reaksi alergi. Akibatnya timbul jerawat, ruam merah dan kulit berminyak.

Junk Food Bikin Gigi Rusak
Setelah menyebabkan kulit kamu rusak, makanan siap saji juga dapat membuat gigi kamu enggak sehat. Saat makan junk food biasanya dibarengi minuman manis yang segar. Tapi bahayanya, minuman ini mengandung pemanis buatan yang merusak lapisan gigi.

Menurut Dr. Karen Sokal-Gutierrez dari UCSF-Berkeley Joint Medical, junk food bukan cuma mengandung bahan kimia dan pemanis buatan. Orang yang terlalu sering memakannya juga akan kekurangan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh. Seperti kalsium yang diperlukan untuk pertumbuhan gigi.

Junk Food Bikin Kerja Otak Melambat
Anak-anak yang memakan junk food sampai tiga kali seminggu, punya nilai pelajaran yang lebih rendah dibanding yang enggak memakannya lho. Hasil studi ini didapat oleh tim peneliti Ohio State University yang mempelajarinya pada 8.000 anak dari berbagai tempat.

Sering mengonsumsi makanan siap saji membuat seseorang kekurangan kandungan asam lemak omega 3. Padahal senyawa inilah yang bertanggungjawab untuk perkembangan sel saraf dalam otak.

Kandungan gula, lemak dan kalori dari makanan siap saji juga berpengaruh pada kerja otak. Sel dalam otak bisa berubah lebih tua dari seharusnya. Akibatnya, seseorang jadi gampang pikun dan fungsi beberapa sel otak akan berhenti.

GRUNGE

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments