hero
Prototipe sepeda listrik bambu dipamerkan di North American Handmade Bicycle Show. (NEWATLAS)

EDITOR : OCTOBRYAN

14 Maret 2017, 19:35 WIB

AMERIKA SERIKAT

Pria berambut pirang dan berkacamata itu tampak serius melihat kertas rancangan diatas meja, tangannya dengan cekatan bergantian menyusun dan menyelesaikan skala-skala.

Pembuat sepeda full carbon pertama di dunia bernama Craig Calfee ini tengah mengembangkan sepeda listrik dari bambu alias bamboo e-bike.

Lampu depan sepeda listrik bambu dilengkapi lampu LED. (NEWATLAS)

Inovator sepeda bambu modern itu kemudian memamerkan prototipe e-bike buatannya di North American Handmade Bicycle Show di Salt Lake City, Utah, 10-12 Maret 2017.

Sepeda masa depan itu nyatanya menarik perhatian pecinta sepeda. Rupanya mereka penasaran dengan paduan fitur teknologi tinggi dan keindahan bambu tradisional yang diterapkan.

Sistem mekanik bamboo e-bike menggunakan belt untuk menggantikan fungsi rantai. (NEWATLAS)

Menurut New Atlas, sepeda model BMX ini dilengkapi motor penggerak berkapasitas 1.500 watt. Dukungan baterai 54 volt serta dinamo di roda depan akan menyempurnakan sistem gerak persneling sistem Sturmey-Archer pada roda belakang. 

Selain dirancang gesit di lingkungan perkotaan, bamboo e-bike juga memiliki garpu suspensi dan roda BMX 20-inch dengan jari-jari yang juga terbuat dari batang bambu. Sepeda ini diklaim mampu mencapai kecepatan 50 km/jam.

Motor penggerak sepeda berkapasitas 1500 watt. (NEWATLAS)

Stang sepeda dirancang bisa berputar hingga 90 derajat. Hal ini akan memudahkan untuk parkir di ruang yang kecil. Berat sepeda unik ini sekitar 23 kilogram, bisa dipanggul naik tangga tanpa harus banyak mengeluarkan tenaga.

"Sepeda ini dibuat bagi orang-orang yang tidak punya garasi, tetapi mereka ingin memiliki sepeda stylish untuk keliling kota dan perjalanan cukup jauh," kata Calfee.

Frame sepeda yang terbuat dari bambu sangat ringan tapi menawarkan kekuatan tegangan yang lebih dari baja. (NEWATLAS) 

Kuat, tahan lama, dan mudah dipakai merupakan perpaduan menarik yang bisa didapat dari sepeda ramah lingkungan tersebut. Menurutnya, sepeda bambu bisa mengurangi guncangan dan getaran dengan lebih baik ketika digunakan. 

"Sangat smooth dan saya sudah membuktikan sendiri," tuturnya.

Teknologi ramah lingkungan ini dipatok dengan harga US$ 5.000 per unit atau Rp 60 jutaan. (NEWATLAS) 

Meskipun belum dilepas ke pasaran, Calfee sudah memasang harga tinggi untuk sepeda temuan terbarunya itu.

Tidak tanggung-tanggung, mereka mematok harga US$ 5.000 per unit atau Rp 60 jutaan. Ini adalah sepuluh kali lipat lebih mahal dari sepeda listrik pada umumnya.

NEW ATLAS

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments